Mitt Romney Kritik Donald Trump di Sidang Permohonan Pemakzulan

Mitt Romney. REUTERS/Brian Snyder

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Senat dari Partai Republik Mitt Romney mengkritik keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas tindakannya pada Ukraina. Dalam sebuah pidato yang penuh emosional di podium Senat, pada Rabu, 5 Februari 2020, Romney mengatakan Presiden bersalah atas penyalahgunaan kepercayaan publik. 

Romney, politikus Partai Republik mewakili Negara Bagian Utah, menuntut Presiden Trump atas penyalahgunaan kekuasaan yang dibawa oleh DPR dalam sidang permohonan pemakzulan. Sikap itu menjadikan Romney sebagai senator Partai Republik yang menghukum satu dari dua dakwaan pemakzulan pada Trump. Namun dia memilih untuk membebaskan Trump dari pasal kedua dakwaan, yaitu berupaya menghalangi-halangi pemeriksaan Kongres. 

"Pertanyaan serius yang harus dijawab oleh para senator adalah apakah Presiden terbukti bertindak sedemikian ekstrem dan mengerikan sehingga terjadi kejahatan dan pelanggaran ringan hingga tinggi? Dan Iya, dia melakukannya," kata kata Romney.

Menurut Romney, Presiden Trump telah meminta pemerintah asing untuk menyelidiki saingan politiknya. Presiden menahan dana vital militer dari Pemerintah Amerika Serikat untuk Ukraina sebagai bagian dari upaya mendesak Ukraina. 

“Presiden menahan uang untuk sekutu Amerika yang berperang dengan penjajah Rusia. Tujuan Presiden bersifat pribadi dan politis. Presiden bersalah karena menyalahgunakan kepercayaan publik," kata Romney. 

Romney yang dikenal sebagai kritikus Presiden, telah diawasi dengan ketat sebagai calon pemilih. Selama pidatonya, Romney berbicara tentang keyakinannya dan kemungkinan pembalasan yang mungkin dia hadapi atas kritik lewat pidatonya ini. 

"Saya sadar bahwa ada orang-orang di partai saya dan di negara saya sendiri yang akan dengan keras menolak keputusan saya dan di beberapa tempat saya akan dikecam dengan keras. Saya pasti akan mendengar hujatan dari Presiden dan para pendukungnya," katanya. 

Partai Republik bersatu menolak permohonan pemakzulan di tingkat parlemen. Pada Rabu, 5 Februari 2020, senat yang kuasai oleh Partai Republik memilih untuk membebaskan Trump dari pemakzulan. Tidak dijelaskan gamblang dalam sidang alasan penolakan pemakzulan karena keputusan diambil lewat pemungutan suara.  

CNN | SAFIRA ANDINI






Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

8 hari lalu

Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

Donald Trump dan anak-anaknya digugat oleh Jaksa Agung atas tuduhan melakukan sejumlah tindakan penipuan.


Hakim Senior AS Ditunjuk untuk Selidiki Ribuan Dokumen Rahasia dari Rumah Donald Trump

14 hari lalu

Hakim Senior AS Ditunjuk untuk Selidiki Ribuan Dokumen Rahasia dari Rumah Donald Trump

Hakim Raymond J. Dearie akan memiliki wewenang untuk menyaring lebih dari 11.000 catatan dari rumah Donald Trump yang disita FBI bulan lalu


Senat AS Menyepakati RUU untuk Dukung Taiwan Secara Militer

14 hari lalu

Senat AS Menyepakati RUU untuk Dukung Taiwan Secara Militer

KebijakanSenat AS itu disepakati di tengah tekanan militer China di Selat Taiwan.


FBI Temukan Dokumen Berisi Rahasia Nuklir Negara Asing di Rumah Donald Trump

23 hari lalu

FBI Temukan Dokumen Berisi Rahasia Nuklir Negara Asing di Rumah Donald Trump

Dokumen yang menggambarkan kemampuan nuklir negara asing, ditemukan dalam pencarian FBI bulan lalu di rumah Donald Trump


FBI Temukan 11 Ribu Lebih Dokumen Negara di Rumah Donald Trump

27 hari lalu

FBI Temukan 11 Ribu Lebih Dokumen Negara di Rumah Donald Trump

FBI menemukan lebih dari 11 ribu dokumen negara dan foto-foto pada 8 Agustus 2022 selama penggeledahan di rumah Donald Trump


Donald Trump Sebut Ketahui Rahasia Macron, Ada dalam Dokumen yang Disita FBI?

31 hari lalu

Donald Trump Sebut Ketahui Rahasia Macron, Ada dalam Dokumen yang Disita FBI?

Kisah tentang Macron kembali mencuat setelah salah satu dokumen yang ditemukan di rumah Donald Trump bertuliskan "info re: President of France".


Hakim Perintahkan Publikasi Surat Penggeledahan Versi Disunting di Rumah Donald Trump

35 hari lalu

Hakim Perintahkan Publikasi Surat Penggeledahan Versi Disunting di Rumah Donald Trump

Hakim Bruce Reinhart memerintahkan pengumumkan surat perintah penggeledahan versi yang telah disunting dari rumah mantan presiden AS Donald Trump


Biden Kucurkan Dana Inflasi 430 Miliar Dolar, Partai Republik: Perampokan

44 hari lalu

Biden Kucurkan Dana Inflasi 430 Miliar Dolar, Partai Republik: Perampokan

Presiden Joe Biden menandatangani undang-undang senilai $ 430 miliar untuk melawan inflasi, tapi Partai Republik menilanya sebagai perampokan


Trump Bungkam saat Diperiksa soal Bisnis Keluarga, Kaitkan dengan Penggeledahan FBI

50 hari lalu

Trump Bungkam saat Diperiksa soal Bisnis Keluarga, Kaitkan dengan Penggeledahan FBI

Mantan Presiden Donald Trump menolak menjawab pertanyaan jaksa New York saat diperiksa dalam kasus dugaan penggelapan dalam bisnis keluarganya.


3 Fakta Kasus Dugaan Penghilangan Dokumen Negara oleh Donald Trump

50 hari lalu

3 Fakta Kasus Dugaan Penghilangan Dokumen Negara oleh Donald Trump

FBI sebelumnya menggeledah rumah mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Florida.