Jepang Konfirmasi 10 Orang Positif Virus Corona di Kapal Pesiar

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas berpakaian protektif terlihat di dek keenam kapal pesiar Diamond Princess di peraiaran Yokohama, Jepang, 4 Februari 2020. Seorang penumpang yang identitasnya dirahasiakan positif mengidap virus corona setelah kapal pesiar asal Jepang itu bertolak dari Hong Kong. Twitter/@DAXA_TW via REUTERS

    Petugas berpakaian protektif terlihat di dek keenam kapal pesiar Diamond Princess di peraiaran Yokohama, Jepang, 4 Februari 2020. Seorang penumpang yang identitasnya dirahasiakan positif mengidap virus corona setelah kapal pesiar asal Jepang itu bertolak dari Hong Kong. Twitter/@DAXA_TW via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Sedikitnya 10 orang orang dari kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina di dekat Pelabuhan Yokohama, Jepang, positif terinfeksi virus Corona.

    Kementerian kesehatan Jepang mengatakan pada Rabu, jumlahnya kasus terinfeksi di kapal pesiar belum dipastikan karena petugas masih melakukan pemeriksaan ribuan penumpang dan kru lain.

    10 kasus yang dikonfirmasi adalah di antara 31 hasil dari 273 orang yang diuji sejauh ini, kata Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato, dikutip dari South China Morning Post, 5 Februari 2020.

    Kato mengatakan semua 2.666 penumpang dan 1.045 awak di kapal itu akan dikarantina hingga 14 hari di bawah hukum Jepang.

    10 individu yang dikonfirmasi postifi berusia 50-an hingga 80-an. Tidak ada yang menunjukkan gejala parah, dan beberapa tidak menunjukkan gejala sama sekali, kata Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan.

    Sebuah kapal pesiar Diamond Princess terlihat mendekat ke Pelabuhan Yokohama, Jepang, 4 Februari 2020. Kapal itu saat ini masih dilarang mendekat ke daratan sampai keputusan lebih lanjut. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    Menurut laporan Reuters, pasien yang terinfeksi dipindahkan oleh penjaga pantai Jepang ke rumah sakit di daratan Jepang, sisa penumpang dan awak di kapal pesiar milik Carnival Corp ditempatkan di karantina dan diberikan pemeriksaan kesehatan.

    Keputusan karantina berarti bahwa penumpang di Princess Diamond Carnival, yang telah tiba di Yokohama pada Senin setelah perjalanan 14 hari, sekarang akan menghabiskan dua minggu lagi di kapal di lepas pelabuhan Yokohama dekat Tokyo.

    Seorang penumpang mengunggah foto dan video ke media sosial menunjukkan situasi di kapal pesiar.

    Penumpang warga Inggris David Abel mengatakan semua penumpang dikurung di kabin mereka pada hari Rabu pagi, dengan staf mengantarkan makanan dari kamar ke kamar.

    "Situasi yang sulit bagi saya adalah bahwa saya seorang penderita diabetes yang tergantung pada insulin," kata Abel dalam sebuah video yang diambil di kabinnya dan diunggah di halaman Facebook-nya. Dia menambahkan bahwa asupan makanan yang teratur dan tepat waktu adalah bagian penting dalam mengelola kondisinya.

    Sementara militer Jepang menyiapkan feri sewaan pada hari Rabu untuk digunakan sebagai kapal karantina yang dapat menampung ratusan pasien virus Corona di kapal pesiar.

    Hingga Rabu pagi, total 24.542 kasus virus Corona di seluruh dunia dengan Cina daratan memiliki 24.324 kasus. Sementara korban meninggal nyaris menyentuh angka 500 atau 492 kematian, dengan dua kematian di luar Cina daratan terjadi di Filipina dan Hong Kong. Namun, laporan Komisi Kesehatan Nasional Cina melaporkan 911 pasien virus Corona dinyatakan sembuh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.