Cegah Wabah Virus Corona, Semua Kasino di Macau Tutup

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kasino Lisboa merupakan kasino tertua di Macau, Cina. [South China Morning Post]

    Kasino Lisboa merupakan kasino tertua di Macau, Cina. [South China Morning Post]

    TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah Macau sebagai rumah judi terbesar di dunia memerintahkan semua kasino menghentikan aktivitasnya selama 2 minggu guna mencegah penularan wabah virus Corona. Jika penularan virus mematikan itu berlanjut, maka penutupan kasino akan diperpanjang.

    "Ini keputusan sulit namun kami harus melakukannya, demi kesehatan warga Macau kami," kata Ho Iat-seng, pemimpin eksekutif Macau, Selasa, 4 Februari 2020.

    Menurut Ho, dia akan bertemu dengan perwakilan industri perjudian sore ini untuk menjelaskan penghentian sementara operasional seluruh kasino.

    Satu-satunya peristiwa yang membuat semua kasino di Macau tidak beroperasi adalah tahun 2018 ketika kota itu diterjang badai.

    Wabah virus Corona telah menular ke Macau. Sudah 10 kasus ditemukan di kota judi ini. Aparat kesehatan setempat hari ini memberitahukan dua kasus infeksi baru, satu di antaranya perempuan yang bekerja di dunia judi.

    Macau sebagai satu-satunya tempat perjudian yang mendapat izin resmi dari pemerintah Cina, menyumbang sekitar 80 persen pendapatan pemerintah.

    Sejak Cina diserang wabah virus Corona, jumlah pengunjung ke Macau menurun drastis mencapai 80 persen pekan lalu.

    Untuk mencegah penularan virus mematikan itu di Macau, Ho telah meminta warganya untuk mengurangi aktivitas luar rumah dan selalu mengenakan masker. Namun Ho belum berencana menutup wilayah perbatasan Macau dengan Cina seperti dilakukan Hong Kong.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.