Georgia Mundur dari Ossetia Selatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Ergneti:Serangan Rusia ke Georgia terbukti ampuh. Negara pecahan Uni Soviet itu mengaku telah menarik pasukannya dari Ossetia Selatan-wilayah yang ingin memisahkan diri.Meski menarik pasukannya Jubir Kementerian Dalam Negeri Georgia belum mengaku kalah dari Rusia. Mereka berkilah langkah ini dilakukan untuk melindungi pendukuk sipil dari bencana kemanusiaan.Seperti diberitakan BBC, Minggu (10/8), Rusia telah menempatkan 10.000 serdadunya di perbatasan kedua wilayah. Pada serangan yang dilakukan Rusia kemarin, 100 tentara Georgia tewas. Melihat hal itu Presiden Georgia Mikhail Saakashvill langsung memberi perintah gencatan senjata. Dia berkilah tidak ingin demokrasi di negaranya hancur lebur.Jumlah korban tewas di Selatan Ossetia sendiri diperkirakan mencapai 1,500 orang. Menurut pemerintah Moskow, kebanyakan yang tewas adalah warga sipil.Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mengestimasikan sekitar 2.400 orang di wilayah itu telah mengungsi ke wilayah Georgia. Sementara 4.000 dan 5.000 orang lainnya telah menyeberang ke perbatasan untuk memasuki wilayah Rusia.BBC | Bagus Wijanarko

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.