Perempuan India dengan 31 Jari Hidup Dijauhi Tetangga

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kumari Nayak, 63 tahun, perempuan dari India dengan 31 jari. Sumber: India Photo Agency / SWNS/mirror.co.uk

    Kumari Nayak, 63 tahun, perempuan dari India dengan 31 jari. Sumber: India Photo Agency / SWNS/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Kumari Nayak, 63 tahun, perempuan asal distrik Ganjam, Odisha, India, masuk rekor dunia Guinness World Records sebagai orang dengan jari terbanyak di dunia. Nayak total memiliki 31 jari, dimana 19 jari kaki dan 12 jari tangan. 

    Dikutip dari mirror.co.uk, kondisi Nayak yang memiliki jari banyak telah membuatnya dijuluki penyihir oleh tetangganya. Julukan itu membuatnya sangat sangat hati hingga Nayak memutuskan jarang keluar rumah.       

    Kumari Nayak, 63 tahun, perempuan dari India dengan 31 jari. Sumber: India Photo Agency / SWNS/mirror.co.uk

    Nayak sebelumnya sudah tercatat dalam rekor Devendra Suthar sebagai menusia dengan jari terbanyak. 

    “Saya terlahir dengan kondisi seperti ini dan tidak bisa dirawat karena kami berasal dari keluarga yang miskin. Sekarang sudah 63 tahun dan saya masih seperti ini. Tetangga menyebut saya ini seorang penyihir sehingga mereka menjauhi saya. Mereka kadang datang untuk melihat saya, tetapi tidak ada yang menolong,” kata Nayak. 

    Nayak menceritakan dia terpaksa selalu berada di dalam rumah karena selalu diperlakukan berbeda oleh tetangganya. Salah satu tetangga Nayak menjelaskan Ganjam adalah sebuah desa yang kecil di Odisha dan banyak yang buta iman. 

    “Odisha adalah sebuah negara bagian yang buta iman sehingga tetangga memperlakukannya seperti seorang penyihir. Saya tahu dia punya masalah medis dan tidak ada sangkut-pautnya dengan apa yang orang-orang tuduhkan. Saya sungguh kasihan padanya karena dia tidak mampu mendapatkan perawatan kesehatan untuk kondisinya itu,” kata tetangga Nayak, yang tak mau ditulis namanya.    

    Nayak mengatakan dia tak punya uang untuk merawat kondisinya dan sering merasa dipaksa agar berdiam diri di dalam rumah. Pemerintah India yang mendengar kisah Nayak menawarkannya sebuah tempat tinggal dan uang pensiun serta mencoba mensosialisasikan kondisi yang sebenarnya di kalangan tetangga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.