Singapura Evakuasi 92 Warga dari Wuhan, Masuk Karantina

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang yang mengenakan masker berbelanja di sebuah supermarket pada hari kedua Tahun Baru Imlek Cina, setelah merebaknya virus Corona baru, di Wuhan, provinsi Hubei, Cina 26 Januari 2020. [cnsphoto via REUTERS / File Photo]

    Orang-orang yang mengenakan masker berbelanja di sebuah supermarket pada hari kedua Tahun Baru Imlek Cina, setelah merebaknya virus Corona baru, di Wuhan, provinsi Hubei, Cina 26 Januari 2020. [cnsphoto via REUTERS / File Photo]

    TEMPO.COSingapura – Sebanyak 92 orang warga Singapura tiba dari Wuhan pasca merebaknya virus Corona yang telah menewaskan 170 orang dan membuat lebih dari 7.700 orang terinfeksi.

    “Mereka tiba di Singapura dari Wuhan, Hubei, dengan penerbangan maskapai Scoot nomor TR121 pagi ini,” begitu pernyataan dari kementerian Luar Negeri pada Kamis, 30 Januari 2020.

    Pesawat itu berangkat dari Wuhan menuju Singapura pada pukul 7 pagi dan tiba pada pukul 11.40 pagi.

    Secara terpisah, Menteri Pembangunan Nasional, Lawrence Wong, mengatakan kepada media ada sejumlah warga Singapura yang tidak bisa kembali karena mereka sudah terkena gejala penyakit itu.

    “Mayoritas sudah pulang dan tidak menunjukkan gejala. Namun, mereka akan menjalani karantina,” kata Wong.

    Kedubes Singapura akan mengurus warga yang masih berada di Hubei untuk memastikan penanganannya. “Mereka mungkin bakal harus menjalani karantina dulu di Cina tapi kami tetap berkomunikasi dengan mereka,” kata dia.

    Manajemen Scoot mengatakan semua penumpang yang naik pada penerbangan evakuasi ini telah menjalani pemindaian. Para penumpang juga memakai masker medis untuk berjaga-jaga. Makanan selama penerbangan diletakkan di tiap kursi untuk meminimalisir kontak antar manusia.

    Reuters melansir wabah virus Corona ini terjadi sejak Desember 2019. Sumber penyebaran diduga berasal dari pasar hewan ilegal di Kota Wuhan, yang menjual daging hewan seperti kelelawar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.