Jumlah Korban Tewas Virus Corona Jadi 170 Orang

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pekerja membuat pakaian pelindung di sebuah pabrik di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, 28 Januari 2020. Selain masker, pabrik ini juga menambah produksi pakaian pelindung bagi petugas medis yang menangani virus Corona. Xinhua/Cai Yang

    Para pekerja membuat pakaian pelindung di sebuah pabrik di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, 28 Januari 2020. Selain masker, pabrik ini juga menambah produksi pakaian pelindung bagi petugas medis yang menangani virus Corona. Xinhua/Cai Yang

    TEMPO.COWuhan – Jumlah korban tewas akibat infeksi virus Corona di Cina meningkat menjadi 170 orang dan 1.700 kasus infeksi baru.

    Jumlah korban tewas meningkat dari 106 orang pada awal pekan ini. 37 korban tewas berasal dari Provinsi Hubei, yang terletak di Cina bagian tengah dan menjadi pusat penyebaran virus ini.

    Dalam satu hari, korban tewas mencapai 38 orang di tengah upaya pemerintah melakukan isolasi provinsi itu.

    Jumlah korban terinfeksi menjadi naik dari sekitar 4.500 orang menjadi 7.700 orang.

    Thailand, Jepang, dan Singapura menempati posisi tiga terbanyak korban terinfeksi dengan masing-masing, 14 pasien, 11, pasien, dan 10 pasien tanpa korban jiwa.

    Menurut otoritas Hubei, jumlah korban tewas di provinsi itu naik dari 37 orang menjadi 162 orang pada akhir 29 Januari. Kasus yang terdeteksi juga naik dari 1.032 orang menjadi 4.586 orang.

    Sejumlah pemerintahan asing telah menerbangkan warganya ke luar dari Hubei. Lembaga organisasi kesehatan dunia atau WHO mengkhawatirkan penyakit ini akan terus menyebar ke berbagai negara.

    Saat ini sekitar 50 juta warga di Hubei terisolasi. Para ahli mengatakan virus Corona atau 2019-nCoV ini tidak sama bahayanya dengan SARS, yang merebak pada 2003. Namun, ada kekhawatiran virus ini menyebar cepat lewat batuk dan bersin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.