Wabah Virus Corona, KBRI Beijing Bentuk Posko Pantau WNI di Cina

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • aku titip foto mahasiswa Indonesia berbelanja di kota Wuhan, provinsi Hubei, Cina. Sumber: Direktroat Perlindungan WNI Kemenlu

    aku titip foto mahasiswa Indonesia berbelanja di kota Wuhan, provinsi Hubei, Cina. Sumber: Direktroat Perlindungan WNI Kemenlu

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Perlindungan WNI di Kementerian Luar Negeri menjelaskan KBRI Beijing  telah membentuk posko di kota Changsa, kota terdekat dengan provinsi Hubei, Cina untuk mempermudah pemantauan dan penyampaian bantuan kepada WNI sehubungan wabah virus Corona. 

    Pembentukan posko itu disampaikan dalam pernyataan resmi tentang perkembangan terbaru situasi WNI di provinsi Hubei pada Rabu, 29 Januari 2020.

    Selain pembentukan posko, pernyataan ini menjelaskan tentang data KBRI Beijing yang melaporkan terdapat 243 WNI di 7 lokasi termasuk di kota Wuhan, ibukota provinsi Hubei.

    "KBRI dari waktu ke waktu terus berkomunikasi dengan WNI. Secara umum kondisi mereka baik, dan kebutuhan sehari-hari masih terpenuhi," ujar pernyataan itu.

    Untuk akses bantuan logistik dan upaya pemulangan WNI ke tanah air, KBRI Beijing terus berkoordinasi dengan Kemenlu Cina dan pemerintah provinsi Hubei.

    KBRI Beijing juga secara bertahap telah menyampaikan bantuan melalui koordinasi dengan mahasiswa di kota Wuhan untuk pemenuhan keperluan sehari-hari seperti makanan pokok, alat kesehatan, dan alat kebersihan.

    KBRI Beijing juga akan segera mengirimkan obat-obatan dan alat kesehatan ke kota Wuhan dan sekitarnya untuk mencegah WNI terinfeksi virus Corona. 

    "BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) juga telah memberikan bantuan berupa masker akan segera dikirimkan ke KBRI Beijing untuk didistribuskan kepada WNI di wilayah terdampak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.