Korban Virus Corona Bertambah, Amerika Minta Izin Kirim Bantuan

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan asing asal China antre di konter lapor diri (check-in) Terminal Keberangkatan Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Selasa 28 Januari 2020. Agen biro perjalanan China memulangkan ratusan wisatawannya yang sedang berkunjung di Batam menyusul merebaknya wabah virus Corona, selain itu pihak Bandara Hang Nadim juga menghentikan sementara penerbangan dari China ke Batam sampai batas waktu yang belum ditentukan. ANTARA FOTO/M N Kanwa

    Sejumlah wisatawan asing asal China antre di konter lapor diri (check-in) Terminal Keberangkatan Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Selasa 28 Januari 2020. Agen biro perjalanan China memulangkan ratusan wisatawannya yang sedang berkunjung di Batam menyusul merebaknya wabah virus Corona, selain itu pihak Bandara Hang Nadim juga menghentikan sementara penerbangan dari China ke Batam sampai batas waktu yang belum ditentukan. ANTARA FOTO/M N Kanwa

    TEMPO.CO, Jakarta - Terus meningkatnya jumlah korban Virus Corona membuat sejumlah negara gerah untuk segera melakukan evakuasi atau mengirimkan bantuan. Amerika, misalnya, sampai meminta izin ke pemerintah Cina untuk diperbolehkan mengirimkan bantuan medis.

    "Pemerintah Amerika telah meminta izin ke Beijing untuk mengirim tim ahli dari Pusat Kendali dan Pencegahan Penyakit (Centres for Disease Control and Prevention, CDC) untuk membantu petugas kesehatan lokal di Wuhan," sebagaimana dikutip dari South China Morning Post, Rabu, 29 Januari 2020.

    Perkembangan terbaru, jumlah korban meninggal virus Corona telah mencapai 132 orang atau naik 26 orang dari angka sebelumnya, 106. Hal yang sama berlaku untuk jumlah kasus warga terjangkit virus Corona yang naik sebanyak 1459 kasus menjadi 5974. Adapun penambahan jumlah korban virus Corona tersebut semuanya berasal dari Provinsi Hubei, pusat penyebaran virus Corona.

    Sekretaris Pelayanan Kesehatan dan Manusia Amerika (Health and Human Services Secretary) Alex Azar menyampaikan, pemerintah Amerika masih menunggu respon dari Cina. Ia menambahkan, pemerintah Amerika juga tidak keberatan apabila bantuan untuk korban virus Corona nanti atas nama kerjasama bilateral ataupun di bawah otoritas Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization, WHO).

    "Kami berharap pemerintah Cina akan menerima permohonan kami di mana tim ahli kami sudah siap untuk berangkat ke Cina sesegera mungkin," ujar Azar.

    Selain meminta izin untuk bisa mengirimkan bantuan medis ke wilayah terpapar virus Corona, pemerintah Amerika juga meminta data-data terbaru soal virus Corona, mulai dari penelitian, penyebaran, hingga jumlah korban virus Corona. Hal tersebut diharapkan bisa membantu proses pertolongan yang diberikan jika memang diberikan izin.

    Hingga berita ini ditulis, Presiden Cina, Xi Jinping, masih percaya diri bisa menangani penyebaran yang ada walaupun jumlah korban virus Corona terus bertambah. Ia mengatakan, akan mengupayakan kerjasama internasional untuk membasmi penyebaran virus Corona.

    SOUTH CHINA MORNING POST | REUTERS | ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.