Thailand Pindai Semua Pengunjung Asal Cina Terkait Virus Corona

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang memakai topeng saat mereka berjalan melewati mesin pemindai yang memantau suhu orang-orang setelah menyebarnya virus Corona di Cina, di Bandara Internasional Bandaranaike di Katunayake, Sri Lanka, 24 Januari 2020. Virus Corona berasal dari kota Wuhan di Hubei pada bulan Desember. REUTERS/Dinuka Liyanawatte

    Penumpang memakai topeng saat mereka berjalan melewati mesin pemindai yang memantau suhu orang-orang setelah menyebarnya virus Corona di Cina, di Bandara Internasional Bandaranaike di Katunayake, Sri Lanka, 24 Januari 2020. Virus Corona berasal dari kota Wuhan di Hubei pada bulan Desember. REUTERS/Dinuka Liyanawatte

    TEMPO.CO, Bangkok - Otoritas Thailand mengumumkan rencana untuk memeriksa semua pengunjung dari China pada Selasa 28 Januari. Ini dilakukan untuk memeriksa gejala infeksi virus Corona.

    Sementara itu otoritas kesehatan mengkonfirmasi ada enam infeksi baru diantara pengunjung. Sehingga, jumlahnya sekarang mencapai 14 pasien.

    Sementara itu, otoritas turis Thailand mengatakan jumlah turis China yang datang ke diperkirakan turun 2 juta menjadi 9 juta tahun ini karena meledaknya wabah virus Corona di Cina.

    "Warga Thailand juga disarankan menghindari perjalanan yang tidak penting ke China," begitu dilansir Channel News Asia pada Selasa, 28 Januari 2020. 

    Sekretaris Tetap Kementerian Kesehatan, Sukhum Kanchanapimai, mengatakan ini lewat konferensi pers.

    Korban tewas dari wabah virus Corona ini sekarang berjumlah 106, meskipun belum ada korban jiwa di luar Cina.

    Thailand memiliki jumlah kasus terbesar kedua di luar China, meskipun jauh lebih rendah dari jumlah orang yang terinfeksi di Cina yaitu 4.515.

    Lima dari pasien baru di Thailand berusia antara 6 dan 70. Wakil Direktur Jenderal Departemen Pengendalian Penyakit Kesehatan, Tanarak Plipat, mengatakan mereka datang dari Provinsi Hubei China, dan berasal dari keluarga yang sama. Pasien keenam berasal dari Provinsi Chongqing di Cina.

    Tanarak mengatakan satu penumpang dari antara keluarga tujuh orang yang bepergian bersama dibawa ke rumah sakit setelah menunjukkan gejala pada saat kedatangan.  

    Empat anggota keluarga lainnya dikarantina setelah menunjukkan gejala setelah pemantauan.

    "Sekarang kami akan memperluas pemeriksaan ke semua orang China yang datang dan menyiapkan peralatan untuk memindai 100%," kata Sukhum.

    Thailand sebelumnya telah melakukan pemindaian terhadap penumpang yang datang dari Kota Wuhan di Cina, yang pusat penyebarannya.  

    Pariwisata terkena dampak keras dari larangan otoritas Cina terhadap semua kegiatan tur kelompok. Ini karena turis asal Cina merupakan sumber pengunjung terbesar Thailand.

    Berkurangnya perjalanan dari Tiongkok akibat merebaknya virus Corona ini dapat mengakibatkan hilangnya pendapatan pariwisata sebesar 50 miliar baht atau lebih dari Rp20 triliun rupiah seperti diprediksi kementerian pariwisata.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.