Inggris Luncurkan Koin 50 sen Baru untuk Menandai Brexit

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koin 50 pence Brexit yang bertuliskan

    Koin 50 pence Brexit yang bertuliskan "Perdamaian, kemakmuran, dan persahabatan dengan semua bangsa" diunggah ke media sosial pada 26 Januari 2020. [HM TREASURY / Handout via REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Inggris pada Minggu meluncurkan koin 50 sen (pence) baru yang dicetak untuk menandai keluarnya negara itu dari Uni Eropa setelah kesepakatan Brexit tercapai.

    Koin tersebut memuat tulisan "Perdamaian, kemakmuran, dan persahabatan dengan semua bangsa" dan juga tertulis tanggal Brexit yaitu 31 Januari 2020.

    Sekitar tiga juta koin akan dibagikan dari bank, kantor pos, dan toko mulai Jumat, kata pemerintah, dengan tujuh juta lainnya memasuki sirkulasi akhir tahun ini, dikutip dari Reuters, 27 Januari 2020.

    Menteri Keuangan Inggris Sajid Javid, yang juga adalah Master of the Mint, dihadiahi dengan koin pertama.

    "Meninggalkan Uni Eropa adalah titik balik dalam sejarah kita dan koin ini menandai awal babak baru ini," katanya.

    Kementerian keuangan telah merencanakan untuk membuat koin bertuliskan 29 Maret 2019, tanggal asli Brexit sebelum Inggris meminta untuk memperpanjang keanggotaan Uni Eropa setelah negosiasi gagal.

    Javid kemudian memerintahkan tim produksi untuk mengganti tanggal menjadi 31 Oktober, tetapi penundaan itu berakibat kepada biaya yang harus dibayarkan untuk peluncuran itu dan sekitar satu juta koin harus dilebur.

    RUU yang menerapkan keluarnya Inggris dari blok Uni Eropa secara resmi menjadi undang-undang baru pada Kamis.

    Setelah lebih dari tiga tahun berselisih tentang bagaimana dan kapan, akhirnya Brexit akan terjadi, Inggris akan meninggalkan Uni Eropa pada Jumat pukul 23.00 waktu setempat.

    GALUH KURNIA RAMADHANI | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.