Amerika Evakuasi Diplomat dan Warga Pasca Virus Corona di Wuhan

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas keamanan memeriksa suhu penumpang setelah semakin menyebarnya virus corona di pintu tol pada malam menjelang perayaan Tahun Baru Imlek di Xianning, provinsi Hubei, Cina 24 Januari 2020. REUTERS/Martin Pollard

    Seorang petugas keamanan memeriksa suhu penumpang setelah semakin menyebarnya virus corona di pintu tol pada malam menjelang perayaan Tahun Baru Imlek di Xianning, provinsi Hubei, Cina 24 Januari 2020. REUTERS/Martin Pollard

    TEMPO.COWashington – Pemerintah Amerika Serikat sedang mempersiapkan proses evakuasi warga dan staf kantor konsulat dari Kota Wuhan, Hubei, Cina, menyusul merebaknya virus Corona.

    Pesawat ini bakal mengangkut sekitar 230 orang termasuk diplomat.

    “Washington mendapat persetujuan operasi evakuasi ini oleh kementerian Luar Negeri Cina,” begitu dilansir Reuters yang dikutip Channel News Asia pada Sabtu, 25 Januari 2020.

    Juru bicara kantor Kedubes AS di Beijing mengatakan kemenlu AS telah memerintahkan semua pegawai dan keluarganya dari konsulat di Wuhan untuk pulang. Namun, dia enggan menanggapi apakah semua warga AS di kota itu juga akan dipulangkan.

    Keputusan pemulangan staf konsulat dan keluarganya itu terkait merebaknya penyebaran virus Corona dan gangguan logistik akibat pembatasan kegiatan transportasi di Kota Wuhan.

    Pemerintah Cina, seperti dilansir CNBC, mengatakan telah melakukan rapat politbiro pada Sabtu, 25 Januari 2020.

    Rapat yang dipimpin oleh Presiden Xi Jinping ini membahas penanganan penyebaran virus Corona.

    “Nyawa merupakan hal sangat penting. Ketika terjadi epidemi, perintah harus dikeluarkan. Merupakan tanggung jawab kita untuk mencegah dan mengontrolnya,” kata Xi Jinping dalam pertemuan membahas virus Corona seperti dilansir CNBC.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.