Dokter di Hubei Meninggal Terinfeksi Virus Corona

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menggunakan pakaian pelindung saat bertuga smemeriksa pasien yang terkena penyakit pneumonia akibat virus corona di Rumah Sakit Pusat Wuhan Via Weibo di Wuhan, Cina. THE CENTRAL HOSPITAL OF WUHAN VIA WEIBO/Handout via REUTERS

    Petugas menggunakan pakaian pelindung saat bertuga smemeriksa pasien yang terkena penyakit pneumonia akibat virus corona di Rumah Sakit Pusat Wuhan Via Weibo di Wuhan, Cina. THE CENTRAL HOSPITAL OF WUHAN VIA WEIBO/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang dokter di sebuah rumah sakit di provinsi Hubei China, yang menjadi pusat wabah virus corona, telah meninggal akibat virus.

    Dikutip dari Reuters, 25 Januari 2020, televisi pemerintah China Global Television Network melaporkan, Liang Wudong, seorang dokter berusia 62 tahun di Rumah Sakit Hubei Xinhua yang berada di garis depan wabah di Kota Wuhan, meninggal karena virus corona.

    Kematian itu terjadi ketika Beijing berjuang mengatasi wabah mematikan yang sejauh ini telah merenggut 41 nyawa di Cina dan menginfeksi lebih dari 1.300 di seluruh dunia, dengan ratusan dokter dan petugas kesehatan lainnya membatalkan perayaan Tahun Baru mereka untuk mengendalikan virus yang berasal dari Wuhan.

    Staf medis bersumpah sebagai anggota "tim serangan" dalam perang melawan pneumonia terkait virus corona di sebuah rumah sakit di Wuhan, Provinsi Hubei, China tengah, 22 Januari 2020. [Xinhua/Cheng Min/Global Times]

    Dikutip dari RT, kelompok yang teridir dari 135 pekerja medis dari Provinsi Guangdong menulis surat terbuka awal pekan ini yang menjelaskan motif mereka untuk langsung menghadapi bahaya, dengan menyatakan "tanggung jawab untuk melindungi orang-orang kita jatuh ke tangan orang lain kecuali kita."

    Staf medis di Wuhan telah bekerja sepanjang waktu, dengan beberapa dokter terlihat pingsan karena kelelahan. Kehabisan persediaan yang sangat dibutuhkan dengan cepat seperti masker bedah, scrub dan kacamata pelindung, rumah sakit yang merawat pasien virus corona di seluruh kota dilaporkan telah bergantung pada sumbangan publik dan pemasok.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.