Virus Corona Menyebar di 13 Kota di Cina, 41 Juta Orang Terdampak

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasar Makanan Laut Huanan Wuhan, tempat asal-usul virus corona, diduga menjual hewan liar termasuk anak serigala, musang, dan bahkan koala.[Mirror.co.uk]

    Pasar Makanan Laut Huanan Wuhan, tempat asal-usul virus corona, diduga menjual hewan liar termasuk anak serigala, musang, dan bahkan koala.[Mirror.co.uk]

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Cina menjelaskan, penyebaran virus Corona sudah terjadi di 13 kota dengan 41 juta orang terdampak, dan 26 orang telah tewas.

    Untuk mencegah penyebaran yang bertambah luas, pemerintah Cina telah memperluas area yang diisolasi dengan jumlah populasi di area itu lebih besar daripada jumlah penduduk Kanada.

    Pemerintah Cina juga telah membatalkan festival Tahun Baru Imlek, menutup sementara Kota Terlarang, pusat hiburan Disneyland, dan Great Wall.

    "Tahun ini kami merayakan Tahun Baru Cina dengan sangat mengerikan. Orang-orang tidak dibolehkan keluar karena virus itu," kata seorang pengemudi taksi di kota Wuhan kepada AFP dan dilaporkan Channel News Asia, 24 Januari 2020.

    Sebanyak 800 orang dipastikan terinfeksi virus Corona dan 26 orang telah meninggal.

    Virus Corona pertama kali ditemukan di kota Wuhan, provinsi Hubei pada Desember 2019. Dalam hitungan hari virus ini telah menyebar ke beberapa negara di antaranya Amerika Serikat, Singapura, Jepang, Thailand, Korea Selatan, Taiwan, dan Vietnam.

    Mengenai masalah kekurangan pasokan makanan di Wuhan karena maraknya virus Corona, supir ini mengatakan masalah itu tidak terjadi karena masyarakat sudah membelinya lebih dulu berbagai jenis makanan untuk dimasak di rumah beberapa hari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.