Anjing di Rusia Mencari Bantuan Saat Tuannya Tewas Kesetrum

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ulyana Shkramada, 24, seorang guru privat bahasa Inggris di Rusia tewas kesetrum. Anjingnya mencari-cari bantuan. Sumber: VK.com/mirror.co.uk

    Ulyana Shkramada, 24, seorang guru privat bahasa Inggris di Rusia tewas kesetrum. Anjingnya mencari-cari bantuan. Sumber: VK.com/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Seekor anjing jenis german shepherd di Rusia memiliki kisah yang membuat hati basah. Anjing itu berusaha mencari-cari bantuan saat pemiliknya yang bernama Ulyana Shkramada, 24 tahun, tewas dalam sebuah kecelakaan tragis di dekat rumahnya di St Petersburg, Rusia, saat dalam perjalanan pulang. 

    Shkramada adalah seorang guru privat bahasa Inggris. Dia diketahui pingsan sebelum akhirnya meninggal akibat kesetrum kawat listrik berkekuatan 220 volt di St Petersburg, Rusia, pada dini hari.

    Laporan yang beredar menceritakan anjing milik Shkramada itu segera berlari mencari bantuan ketika merasa ada yang tak beres dengan tuannya. Anjing itu melolong dan mencakar-cakar  pintu agar teman sekamar Ulyana yang bernama Ekaterina, 25 tahun, datang dan membantu. 

    Menyadari ada yang tak beres, Ekaterina pun bergegas keluar untuk mencari Shkramada. Dia menemukan tubuh temannya itu berada di dekat tiang lampu. 

    Ulyana Shkramada, 24, seorang guru privat bahasa Inggris di Rusia tewas kesetrum. Anjingnya mencari-cari bantuan. Sumber: VK.com/mirror.co.uk

    Seorang tetangga bernama Kirill mengatakan, hewan peliharaan Shkramada itu jelas sangat tertekan. Anjing itu mencari-cari bantuan dan berusaha memberitahu teman-teman Shkramada akan kecelakaan yang mengerikan itu. 

    "Saya bangun jam 4 pagi karena anjing itu melolong. Saya lalu pergi untuk memeriksa dan kemudian menemukannya dalam kondisi sudah meninggal," kata Kirill. 

    Laporan mengatakan bahwa ibu Shkramada datang dari rumah keluarga di desa Lipetsk untuk mengambil jenazah putrinya. Perusahaan penerangan jalan di Lensvet, St Petersburg, menyampaikan belasungkawa dan menawarkan uang bantuan. Perusahaan mengklaim bahwa tiang lampu itu dalam keadaan baik tetapi angin kencang telah mematahkan salah satu kawat kabelnya. 

    Komite Investigasi Rusia memasukkan kasus ini sebagai kasus pidana dengan tuduhan layanan tidak aman. Mereka sedang memeriksa tiang lampu dan kamera CCTV di dekatnya. Beruntung anjing peliharaan Shkramada itu tidak terluka dalam insiden tersebut. 

    Galuh Kurnia Ramadhani | mirror.co.uk


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.