5 Hal Menarik dalam Sidang Pertama Pemakzulan Trump

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Mahkamah Agung Amerika Serikat John Roberts bersumpah pada para senator selama awal prosedural persidangan pemakzulan Presiden AS Donald Trump di Ruang Senat di US Capitol di Washington, AS, 16 Januari 2020. [REUTERS / US TV Senat / Selebaran via Reuters]

    Ketua Mahkamah Agung Amerika Serikat John Roberts bersumpah pada para senator selama awal prosedural persidangan pemakzulan Presiden AS Donald Trump di Ruang Senat di US Capitol di Washington, AS, 16 Januari 2020. [REUTERS / US TV Senat / Selebaran via Reuters]

    TEMPO.CO, Jakarta - Sidang permohonan pemakzulan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Selasa, 21 Januari 2020, dimulai. Agenda sidang hari itu diantaranya penyusunan tata tertib sidang dan debat Partai Republik dan Partai Demokrat. 

    Sidang berlangsung berjam-jam dan ditayangkan oleh hampir enam TV kabel. Berikut 5 hal unik yang terjadi pada sidang pertama permohonan pemakzulan Trump.         

    1. Politikus menyanyikan lagu The Notorious B.I.G

    Seorang politikus Partai Demokrat Hakeem Jeffries menanggapi pertanyaan pengacara Trump, Jeff Sekulow, yang bertanya kepada senat, “Mengapa kita di sini?”. 

    Jeffries lalu menjawab pertanyaan tersebut dengan berkata “Kami di sini karena Presiden Trump menyalahgunakan kekuasaannya dan dia berusaha menutupinya. Dan kita di sini, untuk mengikuti bukti, hukum, bimbingan oleh konstitusi, dan menyampaikan kebenaran kepada masyarakat Amerika. Itulah sebabnya kita ada di sini, Mr. Sekulow,” kata Jeffries, sambil mengakhiri kalimatnya dengan penggalan lirik dari The Notorious B.I.G berjudul “Juicy”

    2. Trump terus mendapat infomarsi terbaru

    Hari pertama sidang permohonan pemakzulan Trump dilakukan saat Presiden Amerika Serikat itu harus menghadiri pertemuan Forum Ekonomi Dunia 2020 di Davos, Swiss. Kendati begitu, seorang pejabat senior Gedung Putih memberi tahu media bahwa Presiden Trump terus menerima informasi terbaru dari timnya. Sejauh ini, Trump mengaku senang dengan kinerja tim pengacaranya saat persidangan Senat dimulai. 

    Pejabat Senior itu juga berkata bahwa ada kemungkinan para saksi akan memberikan pernyataan mereka secara tertutup. Kemungkinan ini sedang dibahas di Gedung Putih dan masih belum jelas apakah hal itu akan terjadi atau tidak.

    3. Lega saat masuk waktu istirahat makam malam

    Sidang permohonan pemakzulan Presiden Trump berlangsung berjam-jam. Beberapa anggota senat ada yang tak bisa menyembunyikan kegelisahannya dan tampak langsung lega saat jam istirahat makan malam tiba. 

    Diantara mereka yang lelah adalah anggota Senat Partai Republik, Joni Ernst, yang secara fisik berdiri pada satu titik untuk meregangkan kakinya. Senator John Hoeven dari Partai Republik untuk wilayah North Dakota, gerakannya terlihat gelisah sembari mencari posisi yang nyaman. Senator James Lankford dari Partai Republik wilayah Oklahoma, mengaitkan tangannya ke belakang kepalanya dan meregangkan lehernya. Senator Richard Burr yang juga dari Partai Republik dari North Carolina, terlihat gelisah dan terus melihat ke bawah setidaknya empat kali hanya dalam waktu singkat. 

    Pembicaraan tampaknya berkembang dari bisikan yang singkat menjadi percakapan yang tenang, beberapa mengarah pada tawa. Ernst dan Senator Dan Sullivan, seorang Republikan dari Alaska, yang duduk secara diagonal satu sama lain, terlihat mengobrol dan Ernst menunjukkan sesuatu kepadanya di buku catatannya. Senator Rick Rick dan Rob Portman ngobrol beberapa kali. 

    Saat Ketua Senat Mayoritas Mitch McConnell mengumumkan istirahat makam malam selama 30 menit, sebagian besar senator berlari ke pintu, seperti siswa yang bosan pada hari terakhir sekolah. Ernst berkata "oh my gosh" dengan keras saat dia beranjak dari kursinya sambil memandang ke arah Sullivan. Senator Mike Lee, seorang Republikan dari Utah, juga menghela napas dalam-dalam saat dia berjalan sendirian menuju pintu keluar.

    Senator mengisi daftar untuk menandakan mereka telah disumpah untuk sidang pemakzulan Trump, Kamis, 16 Januari 2020. Pada hari pembukaan sidang pemakzulan Clinton pada tahun 1999, setelah para senator disumpaj, mereka dipanggil ke depan kamar Senat untuk menandatangani sebuah daftar yang menandakan bahwa mereka telah mengambil sumpah untuk menjadi juri. Setiap senator kemudian diberi pena yang ia gunakan untuk menandatangani daftar sebagai kenang-kenangan atau suvenir untuk mengingat momen bersejarah.[Senate TV/CNN]

    4. Senator berbagi permen dan catatan saat sidang

    Ada tanda-tanda beberapa senator mulai gelisah, seperti Senator Tim Scott dan Ben Sasse yang sedang mengaduk-aduk setumpuk permen. Tertangkap oleh kamera, Senator Bill Cassidy yang memberikan catatan kepada Sasse, yang lalu ditambahkan oleh Sasse sesuatu ke dalamnya dan meneruskannya kepada Scott.

    5. Target sidang

    Sidang permohonan pemakzulan Trump kemungkinan bisa berlangsung lama berkaca pada perdebatan yang terjadi pada sidang hari pertama, namun Ketua Senat Mayoritas Mitch McConnell berharap sidang ini bisa rampung dalam tempo sepekan. McConnell mengatakan dia ingin uji coba ini dilakukan dalam waktu sekitar 10 hari. 

    Dalam pidatonya, McConnell mengingatkan kembali tentang batas waktu yang ditetapkan persidangan untuk pemanggilan saksi dan dokumen.

    Jika masing-masing pihak menggunakan seluruh waktu 24 jam total untuk membuka sisi argumen, berikut adalah jadwal yang bisa dimainkan:

    Rabu 22/01/2020 : Argumen demokrat

    Kamis 23/01/2020 : Argumen demokrat

    Jumat 24/01/2020 : Argumen demokrat

    Sabtu 25/01/2020 : Argumen tim Trump

    Minggu 26/01/2020 : Argumen tim Trump

       

    Selasa 28/01/2020 : Argumen tim Trump

    Rabu 29/01/2020 : Pertanyaan senator

    Kamis 30/01/2020: Pertanyaan senator

    Jumat 31/010/2020: Empat jam perdebatan tentang apakah akan memanggil saksi pada persidangan permohonan pemakzulan Trump, pemungutan suara untuk saksi dan dokumen, dan pemungutan suara untuk mosi lainnya; Jika semua suara gagal, Senat dapat pindah ke suara bebas.

    Galuh Kurnia Ramadhani | edition.cnn.com


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.