Doris Miller Tentara Berdarah Afrika - Amerika, Jadi Nama Kapal

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Doris Miller, anggota Angkatan Laut Amerika Serikat berdarah Afrika. Namanya menjadi nama sebuah kapal induk. Sumber: britannica.com

    Doris Miller, anggota Angkatan Laut Amerika Serikat berdarah Afrika. Namanya menjadi nama sebuah kapal induk. Sumber: britannica.com

    TEMPO.CO, JakartaAngkatan Laut Amerika Serikat akan menamai kapal induk baru mereka menggunakan nama Doris Miller. Miller atau yang akrab disapa Dorie merupakan seorang veteran Perang Dunia II berdarah Afrika-Amerika yang berjuang mempertahankan Pearl Harbor di pangkalan angkatan laut Hawaii selama serangan 1941. Ini artinya, kapal induk tersebut yang pertama yang menggunakan nama seorang pahlawan Afrika Amerika. 

    Pejabat tinggi Angkatan Laut Amerika Serikat, Thomas Modly, pada Senin, 20 Januari 2020, membuat pengumuman itu di tengah upacara di Pangkalan bersama Pearl Harbor-Hickam tentang Hari Martin Luther King Jr., atau hari libur nasional untuk memperingati kehidupan pejuang hak sipil yang terbunuh.

    Doris Miller, Angkatan Laut Amerika Serikat, yang berdarah Afrika. Sumber: Waco History

    Selama serangan di Pearl Harbor, Miller membawa sebuah senapan mesin anti-pesawat di kapal perang USS Virginia Barat sampai dia kehabisan amunisi dan diperintahkan untuk meninggalkan kapal.

    Biografi Angkatan Laut menjelaskan Miller belum dilatih untuk  mengoperasikan senjata, namun dia mengatakan sangat yakin bisa menembak jatuh sebuah pesawat Jepang selama serangan itu. Atas keberanian dan jasa-jasanya itu, setahun kemudian Miller menerima Navy Cross, yakni medali tertinggi yang diberikan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat, dan menjadi orang Afrika-Amerika pertama yang menerima tanda kehormatan. 

    "Dorie Miller membela segala hal yang baik untuk bangsa kita. Ceritanya layak untuk diingat dan diulang di mana pun dan oleh siapa pun," kata kata Modly. 

    Kapal induk Dorie Miller juga akan menjadi kapal pertama yang menggunakan nama seorang pelaut. 

    Dalam buku biografi tentangnya, Miller bertempur di Teater Pasifik sampai November 1943 ketika kapal yang ditugaskan kepadanya ditenggelamkan oleh torpedo kapal selam Jepang.  Dia masuk dalam daftar hilang selama setahun hingga dianggap meninggal pada 25 November 1944. 

    Angkatan Laut Amerika Serikat menjelaskan, selain Salib Angkatan Laut, Miller juga menerima Medali Hati Ungu dan Medali Layanan Pertahanan Amerika, Armada Gesper, serta Medali Kampanye Asia-Pasifik dan Medali Kemenangan Perang Dunia II. Pada 1973, fregat kelas Knox dinamai untuk menghormati Miller, tetapi kemudian dinonaktifkan pada 1990-an. 

    Sebelas kapal induk Amerika Serikat saat ini berada di bawah armada Angkatan Laut. Yang terbaru, USS Gerald Ford, ditugaskan pada 2017 dan merupakan kapal perang Angkatan Laut yang paling mahal.

    Galuh Kurnia Ramadhani | edition.cnn.com


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.