Iran Pinjam Alat AS untuk Akses Kotak Hitam Pesawat Ukraina

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Iran ternyata belum berhasil membuka kotak hitam pesawat Ukraine International Airlines yang mereka tembak jatuh. Kabar terbaru, mereka meminta AS dan Prancis untuk meminjamkan alat yang bisa mengunduh isi kotak hitam tersebut.

    "Sampai saat ini, Tehran belum mendapatkan respon positif," sebagaimana dikutip dari Reuters, Selasa, 21 Januari 2020.

    Sebagaimana diketahui, awal Januari, Iran menembak jatuh Ukraine International Airlines secara tidak sengaja. Iran sempat membela diri bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas insiden itu. Namun, belakangan, mereka menarik ucapannya dan bersedia bertanggung jawab atas insiden yang terjadi.

    Presiden Iran, Hasan Rouhanni, telah menahan sejumlah figur yang diduga terlibat dalam jatuhnya Ukraine International Airlines. Namun, hingga berita ini ditulis, Iran belum mau mengungkapkan siapa saja mereka.

    Perihal pemberian kotak hitam ataupun datanya untuk kepentingan investigasi, Iran beberapa kali menunjukkan sikap berbeda. Beberapa kali Iran sempat menunjukkan sikap ogah untuk menyerahkan kotak hitam Ukraine International Airlines yang membuat frustasi Ukraina dan Kanada, negara asal mayoritas penumpang pesawat yang jatuh.

    Adapun pemerintah Ukraina, kemarin, mengatakan akan terus mendesak Iran untuk menyerahkan kotak hitam demi kepentingan investigasi. Pernyataan tersebut menyusul rencana kedatangan delegasi pemerintah Iran ke Ukraina dalam waktu dekat.

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.