Ditinggal 3 Bulan, Pemilik Kaget Rumahnya Dikosongkan Pencuri

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pencurian atau pembobolan rumah. zastita.info

    Ilustrasi pencurian atau pembobolan rumah. zastita.info

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pemilik rumah yang tinggal di Provinsi Shandong, Cina Timur, terkejut mengetahui rumahnya telah dikosongkan semuanya oleh pencuri ketika dia sedang dalam perjalanan bisnis tiga bulan.

    "Pacar saya mengirimi saya sebuah video yang menunjukkan bahwa semua perabotan saya hilang, termasuk TV, kulkas, AC, komputer, dan tempat tidur. Bahkan lukisan dekoratif yang tergantung di ruang tamu menghilang," kata pemilik rumah, yang bermarga Sun kepada Qilu Evening News, dikutip dari Global Times, 19 Januari 2020.

    Sun mengatakan bahwa dia telah mengubah kode sandi kunci pintu elektroniknya sebelum berangkat ke Afrika pada Oktober 2019, dan rumahnya kosong sejak dia meninggalkan Cina. Dia mengatakan dia memberi tahu pacarnya kode sandi sehari sebelum dia ditetapkan untuk kembali, berharap dia akan membersihkan rumah sebelum dia pulang.

    "Saya tidak punya perselisihan dengan siapapun," katanya. "Tampaknya para pencuri tahu bahwa saya sering bepergian untuk urusan bisnis dan tidak ada orang di rumah."

    Petugas keamanan di mengatakan mereka tidak dapat menemukan petunjuk apa pun dari video pengawasan, yang hanya merekam selama 15 hari.

    "Sekarang kami sedang memeriksa catatan yang menunjukkan siapa yang memasuki kompleks perumahan untuk mendapatkan petunjuk untuk membantu penyelidikan polisi," kata seorang staf keamanan.

    "Pencuri menyukai kunci seperti ini karena butuh kurang dari satu menit untuk menerobosnya," komentar seorang netizen.

    Flat di provinsi Henan, Cina utara, yang dibobol dan dikosongkan pencuri.[Sohu/South China Morning Post]

    Kejadin ini juga pernah dialami seorang perempuan ketika rumahnya di Cina utara dikosongkan oleh pencuri ketika dia kembali setelah pergi tiga bulan. Semua perabotan dan peralatan elektronik hilang, menurut laporan South China Morning Post, 19 Maret 2018.

    Dia terkejut menemukan satu-satunya yang tersisa adalah sofa di flatnya di Jiaozuo di Provinsi Henan.

    Semua perabot hilang, termasuk mesin cuci, pendingin ruangan, televisi 50 inci, dan kulkas dua pintu.

    Menurut laporan, korban sedang bekerja di kota lain dan keluarganya datang untuk membersihkan rumah pada bulan Desember.

    Tetangganya mengatakan mereka tidak melihat ada orang yang membawa perabotan keluar dari rumahnya dan staf di kantor manajemen properti tidak dapat menemukan catatan barang-barang besar yang dipindahkan dari flat.

    Pejabat keamanan properti mengatakan kamera keamanan di tidak berguna, karena rekaman hanya disimpan untuk empat atau lima hari sehingga sulit melacak pencuri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.