Iran Tuntut Presiden Trump ke Pengadilan Kejahatan di Den Haag

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Iran mengancam untuk menuntut Presiden Donald Trump ke Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag atas tindakan terorisme yang dia lakukan dengan memerintahkan untuk membunuh Jenderal Qassem Soleimani.

    Tak hanya menuntut Trump, Iran juga menuntut militer AS dan pemerintah AS untuk bertanggung jawab atas kematian Soleimani.

    "Ini jelas pembunuhan Jenderal Soleimani sebagai tindakan teroris. Kami mau menuntut militer AS, pemerintah dan Trump di Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag atas kejahatan ini," kata Gholam Hossein Ismaili, juru bicara lembaga kehakiman Iran, sebagaimana dilaporkan The Sun, 14 Januari 2020.

    Selain akan menyeret Trump ke Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag, menurut Gholam, AS juga akan diadili di pengadilan di Irak dan Pengadilan Mahkamah di Iran.

    Kepala Kehakiman Iran, Ebahim Raisi sebelumnya mengatakan presiden Trump harus dimintai pertanggungjawaban atas pembunuhan Soleimani.

    Presiden Trump mengatakan, dirinya memerintahkan pembunuhan Soleimani karena jenderal itu merancang serangan ke kedutaan AS di Irak. Dia menyebut tangan Soleimani berlumuran darah atas kematian ribuan orang tak berdosa.

    Kematian jenderal Qassem Soleimani telah membuat ketegangan semakin parah di Timur Tengah yang membuat dunia khawatir akan pecah perang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.