Sanders Bantah Tuduhan Ragukan Perempuan Bisa Kalahkan Trump

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Senator Partai Demokrat, Bernie Sanders, (kiri) dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Boingboing

    Senator Partai Demokrat, Bernie Sanders, (kiri) dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Boingboing

    TEMPO.CO, Jakarta- Kandidat calon Presiden AS dari Partai Demokrat, Bernie Sanders, membantah tudingin senator asal Massachusetts, Elizabeth Warren, bahwa dirinya meragukan perempuan bisa menangi Pemilu AS 2020. Bernie menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meragukan kemampuan perempuan untuk mengalahkan inkumben Donald Trump. 

    "Menggelikan jika ada yang percaya bahwa saya meragukan perempuan bisa menangi Pemilu AS dan kemudian saya menyampaikannya kepada Elizabeth Warren yang akan maju di Pemilu AS 2020," ujar Sanders sebagaimana dikutip dari CNN, Rabu, 15 Januari 2020.

    Sebelumnya, dalam debat kandidat capres dari Partai Demokrat, Warren menuding Sanders meragukan kemampuan perempuan mengalahkan Trump di Pemilu AS 2020. Kepada peserta dan penonton debat, Warren mengklaim Sanders menyampaikan keraguan itu kepadanya dalam sebuah pertemuan tertutup di tahun 2018.

    Terkait pertemuan tersebut, Sanders membenarkan bahwa ia memang bertemu dengan Warren di tahun 2018. Namun, ia merasa tidak pernah menyampaikan keraguan apapun soal Warren maju di Pemilu AS 2020.

    Sanders berkata, apa yang ia sampaikan kepada Warren di pertemuan tersebut adalah betapa berbahayanya Trump. Menurut Sanders, Trump akan menggunakan cara apapun untuk menjatuhkan Warren di Pemilu AS 2020 jika terpilih untuk mewakili Demokrat.

    "Apa yang saya lakukan malam itu adalah memperingatkan bahwa Trump adalah seorang seksis, rasis, dan juga pembohong yang siap melakukan apapun untuk menyerang (Warren). Apakah aku yakin perempuan bisa memenangi Pemilu AS 2020? Tentu saja. Hillary (Clinton) saja mengalahkan Trump dalam selisih jumlah vote, 3 juta, " ujar Sanders menegaskan.

    CNN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.