Pangkalan Udara Pasukan AS di Irak Kembali Diserang Roket

Puing-puing rudal balistik terlihat setelah Garda Revolusi Iran menargetkan pangkalan udara Ain al-Asad di Irak minggu lalu.[Kantor Berita Anadolu]

TEMPO.CO, Jakarta - Roket yang diduga ditembakan milisi pro Iran kembali menghantam pangkalan udara Irak di utara Baghdad yang menampung pasukan AS.

Enam roket kembali menghantam pangkalan udara Al Balad, yang menampung instruktur militer, penasihat, dan kompi yang merawat pesawat F-16 Amerika Serikat pada Ahad kemarin. Beberapa proyektil mendarat di dalam restoran pangkalan tersebut, menurut pejabat setempat seperti dilaporkan Al Jazeera, 13 Januari 2020. Serangan ini melukai empat pasukan Irak, namun tidak ada korban luka atau tewas dari pihak Amerika.

Serangan itu terjadi hanya beberapa hari setelah Iran menembakkan rudal balistik di dua pangkalan di Irak yang menampung pasukan AS, yang juga tidak menimbulkan korban.

Mayoritas penerbang AS yang ditempatkan di pangkalan udara Al Balad, sekitar 80 km utara Baghdad, telah pergi, kata kantor sumber-sumber militer.

Pangkalan Udara Al Balad di Irak.[Daily Mail]

Beberapa proyektil menghantam landasan pacu udara sementara satu lainnya menghantam gerbang, kata Kolonel Mohammed Khalil, seorang perwira polisi di provinsi utara Saladin.

"Tiga tentara Irak, yang berjaga-jaga di gerbang pangkalan udara, terluka akibat penembakan itu," katanya.

Tidak ada pasukan Amerika Serikat atau koalisi yang ada di Pangkalan Udara Balad di Irak pada saat serangan hari Minggu, menurut seorang pejabat militer AS, dikutip dari CNN/

Menurut militer Irak, delapan roket Katyusha menghantam pangkalan itu, melukai empat perwira angkatan udara Irak.

Sejauh ini tidak ada klaim tanggung jawab atas serangan itu, yang terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran selama dua minggu terakhir pasca-kematian Jenderal Iran Qassem Soleimani oleh serangan drone AS.






Iran Salahkan Salman Rushdie, Inggris: Menggelikan

1 hari lalu

Iran Salahkan Salman Rushdie, Inggris: Menggelikan

Inggris menilai pernyataan Iran bahwa penusukan terhadap Salman Rushdie akibat tindakan penulis novel Ayat-Ayat Setan itu, sebagai "menggelikan".


Iran Merespon Soal Penikaman Salman Rushdie: Diserang karena Hina Islam

1 hari lalu

Iran Merespon Soal Penikaman Salman Rushdie: Diserang karena Hina Islam

Iran merespon soal penikaman Salman Rushdie, bantah terlibat.


Bidik Pos Iran, Israel Lancarkan Serangan Rudal di Suriah Dekat Pangkalan Rusia

2 hari lalu

Bidik Pos Iran, Israel Lancarkan Serangan Rudal di Suriah Dekat Pangkalan Rusia

Tentara Suriah mengatakan, tiga prajurit tewas dan tiga lainnya terluka dalam dua serangan serentak Israel di selatan provinsi Tartous. Satu korban berada di ibu kota Damaskus.


Salman Rushdie: Geger Buku, Fatwa Khomeini hingga Penusukan

2 hari lalu

Salman Rushdie: Geger Buku, Fatwa Khomeini hingga Penusukan

Sebelum perkara penusukan kemarin, novelis Salman Rushdie sejatinya telah sering menerima ancaman semenjak menelurkan buku The Satanic Verses.


Surat Kabar Garis Keras Iran Memuji Penyerang Salman Rushdie

3 hari lalu

Surat Kabar Garis Keras Iran Memuji Penyerang Salman Rushdie

Belum ada reaksi resmi dari Iran terhadap serangan terhadap Salman Rushdie


Penulis The Satanic Verses, Salman Rushdie Ditusuk di New York

4 hari lalu

Penulis The Satanic Verses, Salman Rushdie Ditusuk di New York

Salman Rushdie, penulis novel "The Satanic Verses" yang dinilai menghina Islam, diserang di atas panggung di sebuah acara di New York.


Dijadikan Contoh Obesitas, Aktris Irak Tuntut The Economist

5 hari lalu

Dijadikan Contoh Obesitas, Aktris Irak Tuntut The Economist

The Economist menggunakan gambar Enas Taleb dalam sebuah artikel tentang epidemi obesitas di kalangan wanita dunia Arab.


Pengawal Revolusi Iran Dituduh Rencanakan Habisi Penasihat Trump, Sewa Informan FBI

6 hari lalu

Pengawal Revolusi Iran Dituduh Rencanakan Habisi Penasihat Trump, Sewa Informan FBI

Amerika Serikat mendakwa seorang anggota Pengawal Revolusi Iran merencanakan pembunuhan John Bolton, penasihat keamanan nasional Trump


Rusia Luncurkan Satelit Iran, Diduga untuk Matai-Matai Ukraina

7 hari lalu

Rusia Luncurkan Satelit Iran, Diduga untuk Matai-Matai Ukraina

Roket Rusia, Soyuz, berhasil meluncurkan satelit Iran yang dinamakan Khayyam ke orbit


Roket Terbaru India Gagal Tempatkan Satelit di Orbit dalam Misi Pertamanya

9 hari lalu

Roket Terbaru India Gagal Tempatkan Satelit di Orbit dalam Misi Pertamanya

India mengumumkan misi gagal setelah lebih dari lima jam sejak peluncuran roketnya itu. Apa yang terjadi?