Kisah Sopir Grab Jujur Serahkan Dompet Penumpang yang Tertinggal

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sateesh Karuppusamy, kiri, sopir grab menempuh perjalanan hingga 200 kilometer untuk mengembalikan dompet penumpang. Sumber: Facebook/Carney Mak/asiaone.com

    Sateesh Karuppusamy, kiri, sopir grab menempuh perjalanan hingga 200 kilometer untuk mengembalikan dompet penumpang. Sumber: Facebook/Carney Mak/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kisah sopir jujur di Malaysia menuai deras pujian dari masyarakat. Sopir taksi online itu, rela berkendara sejauh 200 kilometer dari Melaka ke Johor demi mengembalikan dompet milik penumpang yang tertinggal. 

    Dikutip dari asiaone.com, cerita ini diungkap oleh penumpang taksi online tersebut bernama Carney Mak, 31 tahun. Dalam unggahannya di Facebook, Mak menceritakan dia memesan mobil lewat aplikasi Grab pada Sabtu, 4 Januari 2020. Tanpa dia sadari, Mak ketinggalan dompetnya di dalam mobil yang ditumpanginya tersebut. 

    Ketika turun dari mobil dan melakukan aktifitas, Mak belum menyadari kalau dompetnya tertinggal. Dia baru menyadari dompetnya hilang saat makan malam. 

    Mak, yang warga negara Singapura, melaporkan kejadian ini ke Grab ketika dia dalam perjalanan pulang ke Singapura. Tak lama setelah tiba di Singapura, Mak mendapat telepon dari sopir Grab Sateesh Karuppusamy yang memastikan kalau dia akan terus berkomunikasi dengan Mak melalui pesan singkat What’s App untuk mencari mobil yang dia gunakan sebelumnya untuk menarik penumpang Grab. 

    Beruntung, dompet Mak ternyata masih ada dalam mobil tersebut. Namun saat keduanya berkomunikasi, itu sudah masuk tengah malam. Mak dan Karuppusamy pun setuju untuk bertemu pada keesokan hari pukul 5 sore di sebuah pom bensin di Johor Sentral, Malaysia.       

    “Setelah sopir itu menurunkan saya, dia menarik beberapa penumpang dan tak ada satu pun dari para penumpang itu yang menyadari kalau di situ ada dompet saya. Saya merasa sungguh beruntung,” kata Mak. 

    Mak menyadari betapa jauhnya perjalanan yang ditempuh Karuppusamy demi mengembalikan dompetnya. Dompet Mak kembali padanya dalam keadaan utuh, tak ada satu kartu pun yang hilang. Mak pun amat bersyukur dengan hal ini dan menghimbau pada pembaca untuk tetap percaya masih banyak orang baik yang berbelas kasih.   

      


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.