Iran Siapkan Serangan Berikutnya ke AS

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto almarhum Mayor Jenderal Iran Qassem Soleimani dibawa orang-orang merayakan peluncuran rudal Iran ke pangkalan militer koalisi pimpinan AS di Irak, di Teheran, Iran 8 Januari 2020. Salah satu pangkalan militer yang jadi sasaran serangan rudal Iran adalah pangkalan udara al-Asad, yang pada Desember 2018 dikunjungi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Nazanin Tabatabaee / WANA

    Foto almarhum Mayor Jenderal Iran Qassem Soleimani dibawa orang-orang merayakan peluncuran rudal Iran ke pangkalan militer koalisi pimpinan AS di Irak, di Teheran, Iran 8 Januari 2020. Salah satu pangkalan militer yang jadi sasaran serangan rudal Iran adalah pangkalan udara al-Asad, yang pada Desember 2018 dikunjungi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Nazanin Tabatabaee / WANA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Iran, Amir Hatami mengatakan serangan Iran terhadap Amerika Serikat berikutnya akan proporsional dengan perilaku AS selama ini terhadap negara itu. 

    "Langkah kami berikutnya akan proporsional dengan perilaku Amerika," kata Hatami kepada Tasnim news agency dan dikutip Al Arabiya, 8 Januari 2020.

    Hatami mengatakan, serangan sejumlah roket ke dua pangkalan militer AS di Irak bukan serangan yang terakhir kali.

    Menurutnya, serangan ke dua pangkalan militer AS di Irak merupakan yang pertama kali terjadi sejak Perang Dunia II.

    "Ini pelajaran sangat berharga bagi AS," kata Hatami sebagaimana dilaporkan Daily Mail.

    Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menyebut seragan terhadap pangkalan militer AS dan pasukan koalisi di Irak pada hari Rabu pagi sebagai tamparan di wajah AS.

    Serangan Iran ini sebagai balasan atas kematian Ketua Garda Revolusi, Jenderal Qassem Soleimani yang tewas dibunuh oleh drone militer AS di Baghdad pekan lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.