Pramugara Air China Diduga Bocorkan Data Penumpang Selebriti

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maskapai Air China. Sumber: asiaone.com/reuters

    Maskapai Air China. Sumber: asiaone.com/reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pramugara dari maskapai Air China diduga telah mempublikasi informasi data pribadi ke media sosial soal selebritis yang pernah menjadi penumpang saat terbang bersama pesawat yang diawaki. Atas tindakannya itu, pramugara tersebut dibekukan dari tugasnya.

    Air China dalam keterangan yang disampaikan Jumat, 3 Januari 2020, menjelaskan pihaknya melakukan sebuah investigasi setelah blogger bidang penerbangan bernama Chao Cewei menjadi informan atau whistle blower. Chao pada Jumat, 3 Januari 2020 mengunggah ke Weibo yang memperlihatkan seorang pengguna media sosial dengan nama online Ruo Chen, mempublikasi ke Weibo 20 selebriti yang pernah terbang dalam pesawat yang diawakinya.

    ilustrasi penumpang pesawat (pixabay.com)

    Dalam informasi pribadi yang dibocorkan itu disebut Ruo disebutkan detail nomor penerbangan para artis, status keanggotaan kartu penerbangan, kewarga negaraan hingga tanggal lahir. 

    “Dalam data penerbangan penumpang terdapat tulisan warna merah bertuliskan ‘data penumpang bersifat pribadi sehingga dilarang disebar luaskan ke luar dari perusahaan. Namun dia (Ruo) masih saja membagikan dan dilakukannya berulang kali,” kata Chao. 

    Dalam salah satu unggahannya, Ruo memperlihatkan dia sedang berpakaian pramugara dan berdiri di depan pesawat bersama aktor Jin Dong. Selebriti lainnya yang disebut oleh Ruo di media sosial adalah Jin Boran, Bao Beier dan Den Lun. Selain aktor dan aktris. Ruo juga membocorkan data penyanyi, supermodel, atlit dan pembawa acara televisi.        

    Dalam keterangannya, Air China tidak menyebut nama pegawainya yang kena pecat itu. Namun dijelaskan bahwa karyawannya telah melakukan pelanggaran serius terhadap aturan data manajemen Air China.    

    “Kami sudah memutuskan membekukannya dari tugas-tugas penerbangan dan dia akan menghadapi hukuman. Kami sungguh mohon maaf atas dampak yang dirasakan penumpang,” tulis Air China.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.