Iklan Orang Tua Cari Pengasuh untuk Anaknya yang Umur 18 Tahun

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi University of Leeds di West Yorkshire, Inggris. Sumber: SWNS/foxnews.com

    Ilustrasi University of Leeds di West Yorkshire, Inggris. Sumber: SWNS/foxnews.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah iklan yang tersebar secara online terdengar sangat menggelikan, dimana orang tua mencari pengasuh untuk merawat anak mereka, 18 tahun yang baru masuk kuliah di Inggris. Pengasuh itu nantinya akan bekerja paruh waktu untuk merawat anak mereka. 

    Dikutip dari foxnews.com, iklan online itu tersebar pada awal pekan lalu dan diolok-olok di media sosial. Iklan itu menyembunyikan identitask orang tua tersebut, dimana mereka mencari pengasuh yang bisa membantu memasak makanan untuk anak perempuan mereka dan membersihkan apartemennya.   

    Putri orang tua tersebut baru masuk kuliah S1 di Universitas Leeds di West Yorkshire dan diharapkan dengan adanya pengasuh itu, putri mereka bisa fokus belajar dengan giat.   

    “Putri kami sudah punya sopir yang akan mengambil barang belanjaan dan mengantarnya kemana pun, namun kami masih membutuhkan seseorang untuk memastikan dia makan dengan baik dan hidup tanpa beban stres memikirkan cucian dan bersih-bersih rumah karena jadwal belajarnya sangat padat,” tulis iklan tersebut. 

    Dalam iklan itu dituliskan pula si pelamar tidak perlu seorang yang pandai memasak seperti chef, tetapi orang itu cukup memastikan anak yang ‘diasuhnya’ makan makanan sehat tiga kali dalam sehari dan kulkas selalu penuh dengan makanan ringan yang sehat seperti juz buah.     

    “Putri kami seorang warga negara Kanada dan dia membutuhkan jasa seseorang yang bisa memasak untuknya dan bersih-bersih di apartemen dua kamar miliknya di Leeds City Center, yang dilengkapi dengan dapur. Ini adalah apartemen yang bagus,” tulis iklan itu.  

    Yang disoroti banyak orang, keluarga itu ingin pengasuh yang mereka cari tersebut harus minimal punya satu tahun pengalaman kerja mengasuh anak.  

    Iklan itu langsung dihujani olok-olok. Ada komentar yang menyebut ‘orang kaya sakit mental’ 

    “Yang bener saja, jika anak itu tidak bisa masak untuk dirinya sendiri, bagaimana dia akan mempraktikkan hukum kehidupan nyata?,"      

    Ada juga menyoroti separuh dari teman-teman kuliah anak itu bahkan harus kerja di dua tempat untuk bertahan hidup.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?