Demontrasi Rusuh Terjadi di Santiago Cile, Satu Tewas

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi anti huru hara berdiri di tengah gas air mata dan asap dari barikade yang terbakar selama protes terhadap pemerintah Cile di Concepcion, Chili 12 November 2019. Unjuk rasa memprotes kesenjangan sosial ini setidaknya telah menewaskan 20 orang. Palang Merah Chile memperkirakan 2.500 orang mengalami luka-luka. REUTERS/Juan Gonzalez

    Polisi anti huru hara berdiri di tengah gas air mata dan asap dari barikade yang terbakar selama protes terhadap pemerintah Cile di Concepcion, Chili 12 November 2019. Unjuk rasa memprotes kesenjangan sosial ini setidaknya telah menewaskan 20 orang. Palang Merah Chile memperkirakan 2.500 orang mengalami luka-luka. REUTERS/Juan Gonzalez

    TEMPO.COSantiago – Demonstrasi kembali terjadi di ibu kota Santiago, Cile, dan menewaskan sedikitnya satu orang. National Institute of Human Rights Cile mengatakan ini membuat total korban tewas dalam demonstrasi beberapa bulan terakhir menjadi 29 orang.

    Demonstrasi terakhir terjadi di Plaza Italia, Santiago, Cile, pada Jumat kemarin. Ini merupakan pusat demonstrasi untuk memprotes Presiden Sebastian Pinera, yang merupakan politikus sayap kanan, sejak Oktober 2019.

    “Demonstran berkumpul pada Jumat terakhir tahun ini meskipun polisi mengerahkan banyak pasukan,” begitu dilansir NST pada Ahad, 29 Desember 2019.

    Otoritas mencoba meredam gejolak di masyarakat menyusul kenaikan harga tiket kereta api, yang telah terjadi dua kali dalam setahun ini. Ini merupakan sarana transportasi favorit warga di Cile, yang dikenal memiliki sistem transportasi kereta api terbaik di Amerika latin.

    Aljazeera melansir Cile akan menggelar referendum untuk membentuk konstitusi baru pada 26 April 2020. Ini merupakan salah satu tuntutan warga, yang meminta konstitusi lebih baik.

    “Sekali lagi, warga negara bisa memutuskan dengan pulpen dan kertas jalan yang akan diambil negara kita,” kata dia.

    Konstitusi Cile saat ini merupakan peninggalan dari rezim diktator militer Jenderal Augusto Pinochet, yang dikenal dengan pelanggaran HAM.

    Demonstran juga meminta akses lebih baik untuk layanan kesehatan dan pendidikan serta pergantian sistem ekonomi dari neo-liberal saat ini.

    Saat demonstrasi terjadi pada Jumat kemarin, salah satu gedung terkenal yaitu Centro Arte Alameda terbakar. Ini merupakan gedung bioskop di sana.

    Otoritas masih menyelidiki apa penyebab kebakaran gedung ikonik ini. Warga Cile merasa kecewa dengan sikap Pinera dalam menangani tindakan kekerasan oleh polisi dan militer, yang terekam dalam video di sosial media. Pinera menyebut itu berita bohong dan kerusuhan di Cile didalangi pemerintah asing.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Animal Crossing dan 9 Aplikasi Makin Dicari Saat Wabah Covid-19

    Situs Glimpse melansir peningkatan minat terkait aplikasi selama wabah Covid-19. Salah satu peningkatan pesat terjadi pada pencarian Animal Crossing.