Pemuda Muslim Bagikan 10.000 Makanan untuk Tunawisma Selama Natal

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota AMYA membantu ribuan tunawisma yang kesulitan tempat tidur agar lebih mudah selama Natal dan Tahun Baru [Anu Shukla / Al Jazeera]

    Anggota AMYA membantu ribuan tunawisma yang kesulitan tempat tidur agar lebih mudah selama Natal dan Tahun Baru [Anu Shukla / Al Jazeera]

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pemuda Muslim di Inggris memberi 10.000 makanan kepada para tunawisma dari Natal sampai Malam Tahun Baru.

    Mereka juga berjanji untuk membersihkan jalan-jalan setelah perayaan Malam Tahun Baru 2020 untuk membantu kebersihan lingkungan.

    Adeel Shah, 24 tahun, adalah seorang anggota Ahmadiyya Muslim Youth Association (AMYA), salah satu organisasi pemuda Muslim tertua di Inggris, dikutip dari Al Jazeera, 25 Desember 2019.

    Menurut Adeel, selama Hari Natal tahun ini, kelompok itu menyediakan makanan untuk orang-orang yang tidur nyenyak di jalanan. Bukan hanya membagi makanan, mereka juga berdiskusi dengan mereka bagaimana masalah tunawisma harus diselesaikan.

    Pada Hari Tahun Baru, mereka berencana mengumpulkan sampah di beberapa kota dan kota, dengan harapan tahun 2020 polusi dan limbah plastik akan berkurang.

    Menurut Combined Homelessness and Information Network (CHAIN), tunawisma di Inggris telah melonjak 50 persen tahun ini, dibandingkan dengan 2018.

    Lebih dari 4.700 orang tidur di jalanan di kota-kota Inggris pada tahun 2017, menurut angka pemerintah, naik 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan lebih dari dua kali lipat jumlahnya dari tahun 2010.

    Salah satu penerima adalah tunawisma bernama Lewis Colin, 52 tahun, yang tidur di tenda dekat Stasiun Charing Cross di London. Dua minggu lalu, dia diusir dari rumah Bedford yang sebelumnya dia tinggali berdua dengan pacarnya sebelum putus.

    Sergio Alexandro, mantan penjaga pintu dapur berusia 39 tahun dari Rumania yang telah menggelandang di jalanan selama lima tahun. Dia mengatakan ia tidak dapat menemukan pekerjaan tanpa alamat tetap.

    Nati Melushiva, 66 tahun, dari Bulgaria telah tinggal di London selama 10 tahun tetapi sekarang kehilangan tempat tinggal dan mencari pekerjaan.

    Pria tunawisma lainnya, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa pemilik properti menolak penyewa yang bergantung pada kesejahteraan sosial.

    Relawan dari yayasan amal pemuda Muslim AMYA meminta seorang pria tunawisma untuk bergabung dengan mereka untuk foto selama distribusi makanan di Charing Cross, London, Desember 2018.[The Independent]

    Ini bukan pertama kalinya AMYA menggelar acara amal di Hari Natal dan Tahun Baru.

    The Independent melaporkan AMYA telah mengalahkan rekornya sendiri dengan memberikan 5.000 lebih makanan kepada para tunawisma di kota-kota besar di Inggris pada 2018.

    Charing Cross, salah satu tempat tunawisma di London penuh dengan tunawisma yang tidur nyenyak selama akhir pekan. Bukan hanya membagikan makanan, AMYA juga mendistribusikan air, sarung tangan, dan topi musim dingin.

    Ahmadiyya Muslim Youth Association (AMYA), yang diluncurkan pada tahun 1989, adalah sayap Komunitas Muslim Ahmadiyah, yang dibentuk di Inggris pada tahun 1913.
    Organisasi tersebut mengklaim sebagai badan amal pemuda Muslim terbesar dan tertua di negara itu dengan sekitar 9.100 anggota yang tersebar di 148 bab. Selain bantuan makanan musiman, pemuda Muslim AMYA juga mengantarkan rata-rata 150 makanan seminggu kepada para tunawisma sepanjang tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.