Tiga Hal Mengenai Legionaries of Christ

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marcial Maciel merupakan pendiri Legionaries of Christ di Meksiko. Mercopress

    Marcial Maciel merupakan pendiri Legionaries of Christ di Meksiko. Mercopress

    TEMPO.CO, Jakarta - Organisasi Legionaries of Christ, yang merupakan salah satu orde terkenal di bawah Vatikan, membuat laporan internal yang mengakui adanya sejumlah pelecehan seksual di organisasi itu.

    Pelecehan seksual ini terjadi terhadap bocah laki-laki oleh pendiri orde itu yaitu Marcial Maciel Degollado. Praktek pelecehan seksual ini juga melibatkan sejumlah imam dari orde itu. Ada dugaan jumlah korban lebih besar dari yang diketahui saat ini.

    Berikut beberapa poin mengenai Legionaries of Christ:

    1. Pendirian

    Organisasi ini berdiri pada Januari 1941. Marcial Maciel Degollado merupakan pendiri, yang berasal dari Meksiko dan berusia masih muda. Dia lahir pada 10 Maret 1920 di Cotija, Michoacán, Meksiko.

    Ini merupakan organisasi Katolik Roma yang menyediakan pendidikan untuk orang-orang yang ingin menjadi pastor.

    “Legionaries berkomitmen mengikuti jejak Kristus dalam kemiskinan, ketaatan, dan tidak menikah atau chastity,” seperti dilansir situs legionariesofchrist.org.

    Organisasi ini juga disebut memiliki cabang di 40 negara dengan ribuan anggota.

    1. Marcial Maciel

    Sebagai seorang pastor muda, Maciel memiliki koneksi yang bagus. Dia pergi dari Meksiko ke Vatikan untuk menemui Kardinal Nicola Canali dengan membawa sejumlah dokumen dan dana pada sekitar 1946.

    Dia juga mendapatkan dukungan dari sejumlah keluarga kaya di Meksiko dan Presiden Meksiko saat itu yaitu Miguel Aleman Valdes.

    Salah satu laporan yang muncul di awal adalah kedekatan Maciel dengan anak laki-laki, yang dinilai kurang wajar. Dia juga disebut pernah menggunakan dolantin, yang merupakan semacam obat mengandung morfin untuk menghilangkan rasa saki. Dia meminta para pengikutnya untuk bersumpah tidak menceritakan hal negatif mengenai dirinya dan organisasi kepada pihak luar.

    1. Donasi

    Maciel menggunakan cara mendekati istri dari orang-orang kaya untuk mendapatkan donasi. Salah satunya adalah Flora Barragan, yang merupakan istri dari pengusaha kaya di Meksiko. Keluarga ini dikabarkan pernah menyumbang hingga US$50 juta atau sekitar Rp700 miliar kepada Legionaries.

    Dana itu digunakan untuk membangun sejumlah fasilitas dan gedung untuk kegiatan Legionaries of Christ di sejumlah negara seperti Roma di Italia, dan Salamanca di Spanyol. Kabar mengenai kasus pelecehan seksual di dalam Legionaries of Christ merupakan laporan internal organsisasi. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.