Tiga Hal Mengenai Seniman Jalanan Nyentrik Banksy

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pria bernama Robin Gunningham ini diduga merupakan seniman misterius yang menggunakan alias Banksy, dan gemar menggambar grafiti di berbagai dinding di Kota Bristol, Inggris, selama 20 tahun terakhir. Karya lukisannya Girld with Balloon terjual dengan harga sekitar Rp22 miliar pada pelelangan di rumah lelang Sotheby's di London pada Jumat, 5 Oktober 2018. Artfido/CNN

    Pria bernama Robin Gunningham ini diduga merupakan seniman misterius yang menggunakan alias Banksy, dan gemar menggambar grafiti di berbagai dinding di Kota Bristol, Inggris, selama 20 tahun terakhir. Karya lukisannya Girld with Balloon terjual dengan harga sekitar Rp22 miliar pada pelelangan di rumah lelang Sotheby's di London pada Jumat, 5 Oktober 2018. Artfido/CNN

    TEMPO.COLondon – Nama seniman jalanan Banksy menjadi cerita misterius bagi kalangan pegiat seni dan publik.

    Pada Oktober 2018, lukisan Banksy berjudul ‘Gadis dengan Balon’ terjual dengan harga sekitar Rp 22 miliar lewat pelelangan di rumah lelang Sotheby’s.

    Namun, lukisan itu kemudian hancur karena ada mesin penghancur kertas yang terdapat pada bagian bawah bingkai lukisan itu.

    “Going, going, gone…,” kata Banksy lewat akun Instagramnya dengan menggunggah rekaman video hancurnya lukisan itu.

    Dia juga pernah mengutip pernyataan dari Picasso bahwa,”Keinginan untuk menghancurkan juga merupakan keinginan kreatif.”

    Berikut ini beberapa hal mengenai Banksy:

    1. Identitas

    Meskipun ada banyak spekulasi, identitas sebenarnya dari Banksy tidak pernah terungkap, seperti dilansir situs rumah lelang Sothebys.

    Namun, informasi yang beredar mengatakan lelaki itu berasal dari Bristol dan kelahiran 1974. Situs Artsper menyebut seniman ini anak dari seorang insinyur mesin fotokopi.

    1. Inspirasi

    Situs Sotheby’s menyebut Banksy memiliki sumber inspirasi yaitu seorang seniman jalanan lainnya asal Bristol yaitu Robert del Naja a.k.a 3D.

    Situs Arsper menyebut Banksy memulai debutnya bersama kelompok DryBreadZ Crew, yang berbasis di Bristol. Teknik lukisannya terus berkembang dari teknik freehand hingga stencil.

    Dia kerap membuat lukisan tembok atau grafiti di Inggris, Eropa dan sejumlah negara lain. Biasanya ini dilakukan dengan diam-diam.

     Lukisan Banksy berjudul Gadis dengan Balon terjual seharga sekitar Rp22 miliar pada pelelangan di rumah lelang Sotheby's pada Jumat, 5 Oktober 2018. Namun, lukisan ini tiba-tiba melorot dan terurai karena ada mesin pengurai kertas terpasang pada bagian bawah bingkai. Instagram via Northern Star

    1. Gaya Lukisan

    Sebagai seniman lukis, dia dibandingkan dnegan seniman jalanan legendaris asal Prancis Blek le Rat dan Jef Aerosol. Dia juga membuat buku berjudul Banksy, Wall and Piece, yang berisi pemikiran dan ide-idenya.

    Dia pernah mencetak uang kertas palsu Inggris untuk dibuat karya seni. Wajah Ratu Elizabeth diganti dengan Putri Diana. Dan nama Bank of England diganti menjadi Banksy of England.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.