Ingin Pecahkan Soal Matematika, PM Singapura Cuti

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PM Singapura Lee Hsien Loong. REUTERS/Edgar Su

    PM Singapura Lee Hsien Loong. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong memutuskan cuti panjang selama dua pekan mulai 21 Desember sampai 3 Januari. Kantor Perdana Menteri Singapura pada Jumat, 20 Desember 2019 menjelaskan selama masa cuti ini, tugas-tugas perdana menteri akan ditangani oleh Wakil Perdana Menteri yang merangkap sebagai Menteri Keuangan Singapura, Heng Swee Keat. 

    “Tidak diperlukan posisi perdana menteri sementara pada periode 21 – 24 Desember karena Perdana Menteri Lee masih dapat dihubungi,” tulis kantor Perdana Menteri Singapura, menanggapi pertanyaan channelnewsasia.com.

    Perdana Menteri Lee juga mengumumkan rencana cutinya itu di Facebook. Dalam unggahan pada Jumat, 20 Desember 2019, Lee menulis ‘saya akan cuti selama akhir tahun ini’. 

    Collatz conjecture. Sumber: PM Lee Hsien Loong's facebook

    Sambil guyon, Lee menjelaskan akan menggunakan masa cutinya untuk memahami soal matematika yang disebut Collatz conjecture

    “Saya juga berencana mengejar ketertinggalan saya dalam membaca buku, menghabiskan waktu bersama keluarga dan mungkin jalan-jalan (kalau sudah tidak hujan,” kata Perdana Menteri Lee.    

    Sebelumnya Perdana Menteri Australia juga diketahui berlibur ke Hawaii, Amerika Serikat. Namun masa rehat itu dipersingkat menyusul kebakaran hutan di negaranya yang menelan korban jiwa.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Animal Crossing dan 9 Aplikasi Makin Dicari Saat Wabah Covid-19

    Situs Glimpse melansir peningkatan minat terkait aplikasi selama wabah Covid-19. Salah satu peningkatan pesat terjadi pada pencarian Animal Crossing.