Hong Kong Batalkan Pertunjukan Kembang Api Malam Tahun Baru

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kembang api memeriahkan langit di atas gedung Victoria Harbour saat perayaan malam tahun baru di Hong Kong, 1 Januari 2013. REUTERS/Tyrone Siu

    Kembang api memeriahkan langit di atas gedung Victoria Harbour saat perayaan malam tahun baru di Hong Kong, 1 Januari 2013. REUTERS/Tyrone Siu

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertunjukan kembang api Malam Tahun Baru di Hong Kong dibatalkan untuk pertama kalinya dalam 10 tahun karena kekhawatiran demonstrasi anti-pemerintah.

    Panitia dari Badan Pariwisata Hong Kong mengungkapkan pada Selasa bahwa pertunjukan kembang api untuk tanggal 31 Desember di Victoria Harbour telah dibatalkan. Pembatalan ini akan semakin menyusutkan turis di Hong Kong, yang telah menderita penurunan pariwisata sebesar 56 persen untuk bulan November.

    Pada hari yang sama, maskapai penerbangan utama kota itu melaporkan 46 persen penurunan dalam jumlah kedatangan penumpang dan tingkat pengangguran di industri makanan dan minuman melonjak ke level tertinggi tujuh tahun.

    Dikutip dari South China Morning Post, 18 Desember 2019, sumber kepolisian mengatakan para perwira senior memiliki keprihatinan serius mengenai apakah sebuah acara yang menarik ratusan ribu orang dapat diselenggarakan dengan aman di tengah kerusuhan sosial sejak Juni.

    Sebagai gantinya, acara kembang api oleh piroteknik yang dirilis dari atap kota dalam skala yang jauh lebih kecil.

    "Keselamatan publik adalah prioritas utama kami karena kembang api dapat menarik banyak orang berkumpul di sekitar pelabuhan," kata Ketua Dewan Pariwisata Pang Yiu-kai.

    Pesta kembang api menghiasi Pelabuhan Victoria dan Hong Kong Convention and Exhibition Centre saat perayaan malam Tahun Baru 2019 di Hong Kong, 1 Januari 2019. REUTERS/Tyrone Siu

    Protes anti-pemerintah selama enam bulan telah membuat jumlah wisatawan turun drastis dan menyebabkan pembatalan acara-acara besar, termasuk festival musik Clockenflap, Hong Kong Tennis Open dan Wine & Dine Festival.

    Pawai Tahun Baru Imlek pada bulan Januari juga akan digantikan oleh karnaval karena dianggap terlalu berisiko untuk mengadakan acara di Kowloon, salah satu area terparah yang terkena dampak kerusuhan.

    Sumber kepolisian mengatakan para petugas telah menyampaikan keprihatinan serius kepada departemen pemerintah dan pihak lain yang terlibat dalam mengorganisasikan acara tersebut.

    Direktur eksekutif Dewan Pariwisata Dane Cheng Ting-yat mengatakan versi yang disempurnakan dari Symphony of Lights, pertunjukan visual dari kedua sisi Victoria Harbour, akan diadakan pada Malam Tahun Baru, dan penghitungan mundur dapat ditonton di smartphone melalui siaran langsung.

    Dewan masih bernegosiasi dengan pemilik tanah di mana bangunan dapat menampung kembang api di atap.

    Kembang api dan pertunjukan cahaya di Hong Kong pada malam tahun baru 2019, disponsori oleh Bank of Communications, menelan biaya HK$ 14 juta atau Rp 25 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.