20 Awak Kapal Jadi Korban Penculikan di Perairan Afrika Barat

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal Duke berbendera negara kepulauan Marshal yang menjadi sasaran perompak. Sumber: MarineTraffic.com/asiaone.com

    Kapal Duke berbendera negara kepulauan Marshal yang menjadi sasaran perompak. Sumber: MarineTraffic.com/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Luar Negeri India pada Senin, 16 Desember 2019, melaporkan 20 awak kapal dari berbagai negara telah menjadi korban penculikan dari sebuah kapal tanki minyak Duke. Penculikan terjadi di wilayah perairan Afrika Barat.

    “Kantor perwakilan kami di Abuja sudah menghubungi otoritas di Nigeria dan otoritas dari negara-negara tetangga,” tulis Kementerian Luar Negeri India, seperti dikutip dari asiaone.com.

    Kapal Duke berbendera negara kepulauan Marshal diserang perompak dan 20 awak diculik. Sumber: EWN

    Kapal Duke yang menjadi sasaran itu berbendera negara kepulauan Marshall dengan operator Union Maritime. Dalam situsnya, Union Maritime menjelaskan kapalnya diserang dan para penculik naik ke atas kapal.

    Saat penculikan terjadi, kapal sedang mengangkut minyak dari Angola menuju Ibu Kota Togolese. Union Maritime meyakinkan sudah bekerja sama dengan otoritas terkait untuk menyelesaikan insiden ini.

    Tidak dipublikasi identitas ke-20 awak kapal yang diculik itu dan apa tuntutan para perompak. Situs safetyatsea.net mewartakan kapal Duke diserang para pembajak di lokasi sekitar 213 kilometer dari bibir pantai tenggara Lome, Ibu Kota Togo. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.