Tolak Pemakzulan Trump, DPR Demokrat Mau Pindah ke Republik

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jeff Van Drew.[Axios]

    Jeff Van Drew.[Axios]

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota DPR Partai Demokrat yang menentang pemakzulan Trump mau pindah ke Partai Republik.

    Jeff Van Drew sedang mempertimbangkan peralihan parpol ketika ia berjuang dalam kontestasi politik New Jersey.

    Jajak pendapat internal menunjukkan dia kehilangan dukungan besar dari Demokrat di distrik itu, kata sumber Demokrat mengatakan pada hari Sabtu, dikutip dari CNN, 15 Desember 2019. Pindah ke Republik pihak akan memungkinkan Van Drew untuk menghindari tantangan utama Demokrat untuk kursinya.

    Gubernur New Jersey Phil Murphy pada hari Sabtu mengecam perubahan pandangannya, mengatakan Van Drew rela membela Donald Trump hanya untuk mencoba menyelamatkan kemenangan pemilunya sendiri.

    "Mengkhianati nilai-nilai kita dengan berpihak pada Donald Trump adalah tantangan terakhir dan membuatnya tidak mungkin baginya untuk terus didukung oleh partai kita, seperti aktivis akar rumput, pemimpin partai lokal di distriknya, dan saya telah menjelaskan dalam beberapa pekan terakhir," kata Murphy, seorang Demokrat. "Pergantian partai ini sinis dan putus asa, dan saya yakin bahwa seorang Demokrat yang berbagi nilai dan prioritas Partai Demokrat kita akan memegang kursi ini."

    Sumber senior dari Partai Republik juga mengonfirmasi pada hari Sabtu bahwa Van Drew diperkirakan akan berpindah partai. Dia telah memberi tahu stafnya dan bertemu dengan Donald Trump, menurut sumber tersebut.

    Keputusan Van Drew mencerminkan konsekuensi politik yang berat tergantung pada pemungutan suara minggu depan, terutama untuk Demokrat moderat di kota yang mendukung Trump pada 2016, menurut New York Times.

    Sementara ada sedikit keraguan bahwa Demokrat akan memiliki cukup suara untuk menyetujui dakwaan terhadap Presiden dalam pemungutan suara, karena sejumlah kecil anggota mereka yang cenderung konservatif tidak senang ambil bagian dalam pemungutan suara untuk pemakzulan Trump.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?