Trump Sebut Amerika dan Cina Sepakat Soal Dagang

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping berjabat tangan saat makan malam di Mar-a-Lago, April 6, 2017, in Palm Beach, Florida.

    Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping berjabat tangan saat makan malam di Mar-a-Lago, April 6, 2017, in Palm Beach, Florida.

    TEMPO.COWashington – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,  dan Cina bersepakat menurunkan ketegangan dalam hubungan kedua negara dengan menyepakati kesepakatan dagang Tahap Satu atau Phase One.

    Kesepakatan ini mengurangi jumlah tarif yang dikenakan AS terhadap produk impor dari Cina, yang dipicu perang dagang pada Juli 2018.

    Pada saat yang sama, Cina juga akan meningkatkan pembelian produk pertanian dan barang lain dari AS secara signifikan.

    “Kita telah menyepakati Kesepakatan Tahap Pertama yang sangat besar dengan Cina,” kata Donald Trump, Presiden AS, lewat cuitan pada Jumat pagi, 13 Desember 2019 seperti dilansir Reuters.

    Menurut Trump, pemerintah Cina telah menyepakati sejumlah perubahan struktural dan pembelian besar-besaran produk pertanian, energi dan produk manufaktur lainnya.

    Menurut dia, Cina bisa membeli sekitar US$50 miliar atau sekitar Rp700 triliun produk pertanian. Angka ini merupakan janji yang pernah diberikannya kepada petani AS pada Oktober 2019.

    Secara terpisah, pejabat di Beijing menggelar jumpa pers dan mengatakan kedua negara telah menyepakati naskah perjanjian. Namun, mereka tidak menyebutkan detil jumlah pembelian produk AS oleh Cina.

    Kesepakatan ini diumumkan di tengah proses pemakzulan Trump oleh DPR AS. Komite Yudisial DPR AS telah melakukan voting dan hasilnya kesepakatan mengenakan dua tuduhan sebagai dasar pemakzulan kepada Trump.

    Kedua tuduhan itu adalah penyalahgunaan kekuasaan dan upaya menghalang-halangi penegakan hukum saat proses penyelidikan pemakzulan.

    Kesepakatan AS dan Cina ini juga berdekatan dengan pengumuman kesepakatan dagang Amerika Utara antar AS, Kanada dan Meksiko.

    Secara terpisah, media South China Morning Post melansir AS bakal membatalkan penerapan kenaikan tarif baru 15 persen untuk produk impor asal Cina, yang akan berlaku pada Ahad pekan ini.

    Wakil Menteri Keuangan Cina, Wang SHouwen, mengatakan kesepakatan dagang Tahap Pertama ini akan menghentikan kenaikan tarif lanjutan dari AS.

    Kesepakatan Tahap Pertama Amerika dan Cina ini meliputi perlindungan hak kekayaan intelektual, transfer teknologi, pembelian produk agrikultur, dan memperluas perdagangan kedua negara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.