Mantan Pacar Pesepakbola Liverpool FC Sumbang Dana ke ISIS

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Noor dengan mantan pacarnya, pemain sepak bola Sheyi Ojo, pada tahun 2014 ketika dia sebagai seorang kontestan Miss Teen GB.[Daily Mail]

    Noor dengan mantan pacarnya, pemain sepak bola Sheyi Ojo, pada tahun 2014 ketika dia sebagai seorang kontestan Miss Teen GB.[Daily Mail]

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan kontestan ratu kecantikan Miss Teen GB dan mantan pacar pesepakbola Liverpool FC divonis bersalah menyumbang ke kelompok ISIS.

    Amaani Noor, 21 tahun, divonis bersalah karena menyumbang 35 poundsterling atau Rp 650 ribu ke kelompok ISIS.

    Dikutip dari Daily Mail, 13 Desember 2019, Amaani Noor, 21 tahun, yang jatuh cinta pada milisi bernama Hakim My Love setelah dia membujuknya dengan pesan yang dikirim pada hari ulang tahunnya yang ke-20, berencana untuk bergabung dengannya di Suriah.

    Dia membantah memberi sumbangan ilegal sebesar 35 poundsterling atau Rp 650 ribu untuk membantu mendanai terorisme menggunakan nama palsu Margaret Allen, dan mengklaim dia yakin uang itu akan digunakan untuk membeli makanan bagi perempuan dan anak-anak di Suriah.

    Setelah tiga jam dan 38 menit, juri di pengadilan Liverpool Crown Court memvonisnya dengan mayoritas 10-2 suara dari penggalangan dana yang bertentangan dengan UU Terorisme tahun 2000.

    Noor, dari Wavertree, Liverpool, yang menangis di balik kursi terdakwa, diperingatkan oleh Hakim Andrew Menary, QC, the Recorder of Liverpool, bahwa akan ada hukuman penjara baginya.

    Dia menyetujui permintaan David Gottlieb, kuasa hukumnya, bahwa pra-hukuman harus disiapkan pada Noor. Hakim mengatakan dia akan memberikan pra-hukuman karena usia dan catatan kelakuan baiknya.

    Dia mengatakan kepada terdakwa, yang meninggalkan pengadilan dengan air mata, bahwa dia harus mempersiapkan diri untuk hukuman penjara.

    Noor bebas dengan jaminan sampai 20 Desember ketika dia akan dihukum bersama Victoria Webster, 28 tahun, dari Nelson, Lancashire, yang mengaku bersalah atas tiga tuduhan penggalangan dana yang bertentangan dengan UU Terorisme tahun 2000.

    Selama persidangan, pengadilan mendengar bagaimana Noor menjadi serius belajar Islam setelah dia putus dengan pesepakbola Liverpool.

    Dia tidak menyebutkan namanya tetapi dia berkencan dengan Sheyi Ojo, yang saat ini dipinjamkan ke Rangers. Sheyi Ojo secara terbuka mendukungnya ketika dia menjadi kontestan kecantikan.

    Noor mengaku bersalah atas tiga dakwaan penggalangan dana yang bertentangan dengan Terorisme Act 2000.[Daily Mail]

    Ketika dia ditangkap tahun lalu, dia memesan penerbangan ke Turki sehingga dia bisa pergi ke Suriah untuk bergabung dengan Hakim.

    Dia menyatakan dukungannya terhadap hukum Syariah dan mengatakan dia tidak memiliki masalah dengan orang-orang yang dibunuh secara adil jika mereka menolak untuk melakukan hal-hal tertentu menurut Islam.

    Noor mengatakan dia yakin suaminya berjuang untuk melawan penindasan dan untuk Islam.

    Mantan semifinalis Miss Teen GB itu mengatakan dia yakin uangnya akan digunakan untuk membeli makanan untuk perempuan dan anak-anak di Suriah.

    Dia mengatakan kepada pengadilan bahwa dia mulai fokus pada agamanya setelah berpisah dari pacar yang tidak setia, ketika dia berusia 18 tahun.

    Sebelum pernikahannya dengan Hakim via online, Noor, yang lahir di Liverpool, menikah dengan seorang pengkhotbah tetapi hubungan itu berakhir.

    Noor bergabung dengan sebuah kelompok bernama The Merciful Hands, yang telah disebut sebagai ISIS di Telegram.

    Noor didakwa menyumbangkan 35 poundsterling atau Rp 650 ribu ke The Merciful Hands pada 23 Mei tahun lalu untuk keperluan terorisme.

    Mantan mahasiswa seni pertunjukan itu, yang memiliki saluran YouTube, mengatakan sekarang pernikahannya dengan milisi ISIS telah berakhir, dan mengaku pernikahan itu adalah hal yang salah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?