Setelah Pisang Dilakban, Muncul Durian Dilakban, Berminat?

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengelola gerai durian 99 Old Trees di Singapura melakban sebuah durian untuk ditawarkan ke pengunjung. 99OldTrees

    Pengelola gerai durian 99 Old Trees di Singapura melakban sebuah durian untuk ditawarkan ke pengunjung. 99OldTrees

    TEMPO.CO, Singapura - Sebuah gerai di Singapura menjual buah durian dengan dilakban ke tembok putih.

    Tidak hanya cara menjualnya yang unik tadi, penjual durian ini juga mematok harga fantastis yaitu sekitar 163 ribu dolar Singapura atau sekitar Rp1.7 miliar.

    Pengelola gerai durian yang bernama 99 Old Trees menyebut durian yang dilakban ke tembok putih itu sebagai penampilan yang nyeni tapi aromanya seperti buang angin.

    “Seni durian direkat selotip ini juga mengingatkan kami akan perjuangan para pendulu kami dan menunjukkan adanya masa lalu kolonial,” kata pengelola gerai 99 Old Trees.

    Tindakan pengelola gerai ini sebenarnya meledek pameran seni di Miami Beach Art Basel, yang melakban pisang ke tembok putih menggunakan selotip besar.

    Karya seni pisang dilakban itu lalu dijual dengan harga US$120 ribu atau sekitar Rp1.7 miliar.

    Karya seni pisang dilakban berjudul Comedian ciptaan Maurizio Cattelan.[Artnet News]

    Karya seni itu dibuat oleh seniman asal Italia Maurizio Cattelan berjudul Comedian. Para pengritik mempertanyakan nilai karya seni itu. Belakangan, seorang seniman lain yang mengaku sedang lapar memakan pisang tempel itu di depan kerumunan orang yang tertawa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.