DPR AS Akan Rilis Dua Pasal Dakwaan Pemakzulan Trump

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, saat menghadiri acara penyalaan pohon Natal Nasional di Ellipse di seberang Gedung Putih, Washington, 6 Desember 2019. Tradisi acara ini dimulai sejak 90 tahun oleh Presiden Calvin Coolidge seperti dilansir layanan Taman Nasional. REUTERS/Tom Brenner

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, saat menghadiri acara penyalaan pohon Natal Nasional di Ellipse di seberang Gedung Putih, Washington, 6 Desember 2019. Tradisi acara ini dimulai sejak 90 tahun oleh Presiden Calvin Coolidge seperti dilansir layanan Taman Nasional. REUTERS/Tom Brenner

    TEMPO.CO, Jakarta - Demokrat di DPR AS akan merilis dua pasal dakwaan pemakzulan Trump pada Selasa untuk diajukan dalam pemungutan suara pekan ini.

    Hal itu diungkapkan pembantu DPR yang berbicara dengan syarat anonim pada Senin malam, namun menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut.

    Demokrat tengah menyusun pasal pemakzulan tentang penyalahgunaan kekuasaan dan obstruction of justice, kata ajudan tersebut seperti dilaporkan Reuters, 10 Desember 2019.

    The Washington Post pertama kali melaporkan tentang pasal pemakzulan ini, mengutip tiga pejabat tidak dikenal.

    Para pemimpin komite Demokrat bertemu dengan Ketua DPR Nancy Pelosi setelah sidang pemakzulan yang dijadwalkan berakhir pada Senin malam.

    Dikutip dari CNN, pada pertemuan pribadi Senin malam dengan Nancy Pelosi dan tim kepemimpinannya, Demokrat memperdebatkan apakah akan memasukkan pasal obstruction of justice lainnya yang merinci tuduhan dalam laporan Robert Mueller.

    Sementara ada yang mengusulkan untuk memasukkan dakwaan ini, namun satu sumber yang akrab dengan diskusi mengatakan tampaknya sulit memperoleh suara untuk memasukkan pasal obstruction of justice dalam dakwaan, karena Demokrat moderat telah menolak melampaui ruang lingkup skandal Ukraina.

    Tetapi bahkan jika Demokrat tidak memasukkan artikel terpisah tentang obstruction of justice, mereka diharapkan untuk memasukkan referensi ke tuduhan Mueller dalam pasal lain untuk menunjukkan bahwa kesalahan Trump adalah bagian dari pola yang lebih besar, menurut sumber.

    Pasal-pasal itu belum selesai, kata sumber itu, dan diskusi berlanjut Senin malam menjelang pengumuman hari Selasa.

    Kantor Pelosi kemudian mengumumkan bahwa pejabat Komite DPR akan mengadakan konferensi pers pada hari Selasa pagi waktu Washington, untuk mengumumkan langkah selanjutnya dalam penyelidikan pemakzulan.

    Trump dituduh menekan Ukraina untuk memulai penyelidikan saingan politik Demokrat dan kemudian menghalangi upaya Kongres untuk menyelidiki kasus pemakzulan atas tindakannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.