Wali Kota di Amerika Wanti-wanti Soal Mobil Van Putih, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Mobil Van Putih. CNN/Shutterstock

    Ilustrasi Mobil Van Putih. CNN/Shutterstock

    TEMPO.CONew York – Wali Kota Baltimore, Amerika Serikat, Bernard ‘Jack’ Young, menghimbau warganya agar berhati-hati saat memarkir mobil.

    Dia meminta warga tidak memarkir mobil di dekat mobil van berwarna putih karena beredarnya rumor mobil itu dikendarai sejumlah orang untuk menculik perempuan di berbagai kota di AS.

    “Jangan parkir dekat mobil van putih. Pastikan telepon seluler Anda terus terkoneksi online untuk berjaga-jaga jika seseorang mencoba menculik Anda,” kata Young seperti dilansir CNN pada Kamis, 5 Desember 2019.

    Wali Kota Young mengatakan dia sebenarnya tidak mendapat informasi apapun soal ini dari petugas polisi. Dia mengaku membaca soal ini di sosial media Facebook.

    Menurut rumor itu, ada sekelompok lelaki mengendarai mobil van putih mencoba menculik perempuan di Amerika Serikat. Perempuan ini disebut bakal menjadi budak seks dan dijual organ tubuhnya.

    Soal ini, juru bicara Departemen Polisi Baltimore, Matthew Jablow, mengatakan polisi mengetahui adanya unggahan soal ini di sosial media. Namun, polisi tidak mendapat informasi aktual di lapangan.

    CNN melansir unggahan soal ini telah disebarkan sebanyak ratusan ribu kali di Facebook dalam beberapa pekan terakhir.

    Kemungkinan unggahan itu telah dilihat oleh jutaan pengguna Facebook. Satu orang pengendara mobil van putih dilaporkan mengalami gangguan fisik akibat rumor ini.

    Anggota Dewan Kota Baltimore, Kristerfer Burnett, mengatakan isu itu bisa menimbulkan panik dan mengalihkan isu dari kasus penyelundupan orang.

    “Kita perlu memastikan akurasi informasi ini karena Baltimore adalah kota yang rawatn oleh tindakan penyelundupan orang di negara ini,” kata Burnett seperti dilansir CBS17

    CNN melansir unggahan soal mobil van putih mencurigakan telah muncul di Facebook selama bertahun-tahun di Amerika. Salah satu unggahan berasal dari 2016.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.