Sebulan Mundur Jadi Presiden, Evo Morales Cek Kesehatan ke Kuba

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Bolivia Evo Morales berpidato di hadapan para pendukung di La Paz, Bolivia, 5 November 2019. [REUTERS / Manuel Claure / File Photo]

    Presiden Bolivia Evo Morales berpidato di hadapan para pendukung di La Paz, Bolivia, 5 November 2019. [REUTERS / Manuel Claure / File Photo]

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden Bolivia Evo Morales bertolak ke Kuba untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Kabar ini disampaikan oleh sumber di pemerintah Bolivia pada Jumat, 6 Desember 2019.

    Setelah mengundurkan diri dari jabatan Presiden Bolivia, pada 10 November 2019, Morales meminta suaka perlindungan ke Meksiko. Namun dia dalam sebuah wawancara dengan media pernah mengutarakan betapa dia merindukan negaranya dan ingin menuntaskan masa jabatannya sebagai presiden.

    “Presiden Evo Morales sedang berada di Kuba untuk pemeriksaan kesehatan dengan tim medis di Kuba yang juga merawatnya saat di Bolivia,” kata Gabriela Montano, mantan Menteri Kesehatan Bolivia di bawah pemerintah Bolivia kepada Reuters.

    Presiden Bolivia Evo Morales berpidato di depan media di hanggar presiden di terminal Angkatan Udara Bolivia di El Alto, Bolivia, 10 November 2019. [REUTERS / Carlos Garcia Rawlins]  

    Kepergian Morales ke Kuba dibenarkan oleh Kementerian Luar Negeri Meksiko yang menyebut Morales ke Kuba pada Jumat pagi, 6 Desember 2019. Kepergian Morales ke Kuba akan berlangsung singkat. 

    Morales mundur dari jabatan orang nomor satu di Bolivia pada 10 November 2019. Keputusan itu diambil setelah gelombang unjuk rasa yang semakin meluas di penjuru Bolivia menuntut pengunduran dirinya. Tuduhan adanya kecurangan dalam pemilu Oktober 2019 yang menguntungkan pihaknya, telah menjadi pemicu aksi protes.

    Bolivia di bawah pemerintahan Morales pernah menjadi salah negara dengan pertumbuhan ekonomi terkuat di kawasan Amerika Latin dan angka kemiskinan di negara itu turun. Namun keinginannya untuk mengunci kekuasaan dan menjadi Presiden Bolivia untuk keempat kalinya, telah membuatnya kehilangan banyak sekutu, termasuk dari kalangan pribumi Bolivia.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?