Eks Miss Ukraina Gugat Penyelenggara Miss World

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Miss Ukraine Veronika Didusenko bersama putranya. [THE TIMES]

    Miss Ukraine Veronika Didusenko bersama putranya. [THE TIMES]

    TEMPO.CO, Jakarta - Veronika Didusenko, 24 tahun hanya merasakan empat hari sebagai Miss Ukraina karena penyelenggara ratu kecantikan itu mencabut gelarnya termasuk hadiah uang sebesar US$ 12 ribu karena dia dituduh memberi informasi tak jujur sehubungan dirinya pernah menikah dan punya anak.

    Didusenko melawan. Dia melayangkan gugatan ke lembaga Miss World yang berafiliasi dengan Miss Ukraina. Ibu satu anak ini menunjuk Ravi Naik, pengacara HAM yang pernah menangani kasus melawan penggunaan data pribadi oleh Facebook dengan tagar #CambridgeAnalytica sebagai pengacaranya.

    Dalam pernyataannya di akun Instagram, Didusenko menjelaskan, dia menuding penyelenggara Miss Wrold melakukan diskriminasi berdasarkan status perkawinan, kehamilan, dan pengasuhan anak.

    "Kami mengatakan di bawah #EqualityAct 2010 (Undang-undang Kesetaraan gender 2010) yang menjadi dasar kebijakan pengelola #MissWorld merupakan diskriminasi atas berbagai alasan, yakni status perkawinan, dan kehamilan dan pengasuhan anak," tulis Didusenko.

    Didusenko menjelaskan, dirinya tidak bermaksud mendapatkan kembali gelar wanita tercantik di Ukraina. Dia hanya berharap gugatan ini akan mengubah persyaratan diskriminatif itu.

    Dia pun menuliskan tagar #righttobeamother sebagai bentuk perlawanan terhadap aturan yang disebutnya diskriminatif.

    Penyelenggara Miss World dalam pernyataannya hari Rabu, 4 Desember 2019 menjelaskan, gelas Miss Ukraina dicopot karena Didusenko tidak memberikan informasi yang benar di surat pendaftaran.

    Di situs syarat pendaftaran Miss World dicantumkan tentang persyaratan tidak menikah dan tidak punya anak, termasuk usia dan tinggi badan, serta tidak berperilaku buruk.

    Penyelenggara acara wanita sejagad itu menjelaskan, syarat itu diperlukan karena Miss World sangat sibuk dan harus bersedia bepergian ke berbagai tempat kapan saja untuk mendukung kegiatan amal termasuk ke wilayah-wilayah berat seperti lokasi bencana alam.

    Didusenko mengaku saat mengisi pendaftaran online tidak ada opsi untuk menjelaskan statusnya sebagai perempuan yang sudah bercerai saat itu dan memiliki anak.

    Lagipula di akun Instagram, kata Didusenko, dia tidak menutupi dirinya memiliki seorang anak laki-laki. Dia menilai alasan perempuan menikah atau cerai dan punya anak menghalangi tugas seorang Miss World sebagai meragukan.

    Dalam pernyataan via email kepada The New York Times, Ketua Komite Miss Ukraina, Yuri Ageiev mengatakan, Didusenko telah menyetujui aturan main yang dibuat penyelenggara Miss World. Dia menjelaskan, jadwal padat pemenang tidak sesuai bagi wanita yang memiliki anak-anak. Alasannya, situasi itu akan berdampak negatif pada pengasuhan anak yang akan kehilangan kasih sayang ibunya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?