Pemenang Lotere di Arizona Tidak Ambil Hadiah Rp 200 Miliar

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang dolar AS. ANTARA/Andika Wahyu

    Ilustrasi mata uang dolar AS. ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Arizona - Seorang pemenang lotere di Arizona, Amerika Serikat, kehilangan kesempatan untuk mendapatkan uang kemenangan sekitar US$14.6 juta atau sekitar Rp204 miliar.

    Ini karena pemenang tiket kemenangan lotere itu telah melewati batas maksimum waktu pengambilan hadiah yaitu 15 bulan sejak pengumuman dilakukan pada 5 Juni 2019.

    Pemenang adalah pembeli lotere dengan nomor 4, 14, 22, 24, 28 dan 43. Karcis lotere itu dijual di sebuah gerai Circle K di daerah Good Year, Arizona.

    Tenggat pengambilan hadiah lotere itu pada Senin, 2 Desember 2019.

    “Mengikuti aturan negara bagian yang berlaku, dana itu akan dibagikan kepada sejumlah komunitas yang menjadi perhatian pemerintah negara bagian dan juga pemenang yang akan datang,” kata seorang juru bicara lotere ‘The Pick’ dari Arizona Lottery seperti dilansir News pada Kamis, 5 Desember 2019.

    Eksekutif Direktur Arizona Lottery, Gregg Edgar, mengatakan dia merasa sedih saat mengetahui hadiah ini tidak diambil oleh si pembeli tiket, yang identitasnya belum diketahui.

    “Tidak ada yang lebih menarik bagi Arizona Lottery daripada hadiah jackpot sebesar ini,” kata Edgar.

    Menurut dia, 30 persen dari jumlah hadiah itu akan disalurkan untuk lembaga non-profit Court Appointed Special Advocates. Lembaga ini bertugas membantu anak-anak terlantar.

    Sebagian dana juga akan dialokasikan untuk lembaga Crimes Against Children, yang mengurusi soal internet bagi anak-anak.

    Sedangkan seperempat dana akan diberikan kepada Dual Tiribe Enrolment Fund, yang mengurusi sekolah bagi anak-anak Native American atau keturunan Indian.

    “Sebagian dana lotere juga akan digunakan untuk meningkatkan pengalaman para pemain lotere di masa depan,” kata Edgar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?