Raja Salman dari Arab Saudi Undang Emir Qatar ke Riyadh, Ada Apa?

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi, bersama Iriana Jokowi, Gibran dan Kaesang, bertemu dengan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud di Istana Pribadi Raja di Riyadh, Arab Saudi. Instagram/@jokowi

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi, bersama Iriana Jokowi, Gibran dan Kaesang, bertemu dengan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud di Istana Pribadi Raja di Riyadh, Arab Saudi. Instagram/@jokowi

    TEMPO.CORiyadhRaja Salman dari Arab Saudi telah mengundang Emir Qatar, Sheikh Tamim Bin Hamad Al Thani, untuk menghadiri pertemuan puncak Dewan Kerjasama Teluk atau GCC pada pekan depan di Riyadh.

    Undangan ini disampaikan di tengah krisis diplomatik yang melibatkan Arab Saudi dan sejumlah negara anggota Dewan Kerjasama Teluk dengan pemerintah Qatar.

    “Emir Qatar Sheikh Tamim Bin Hamad Al Thani menerima pesan tertulis dari Raja Salman Bin Abdulaziz Al Saud untuk menghadiri pertemuan Dewan Tertinggi GCC ke 40,” kata kementerian Luar Negeri Qatar lewat situs resmi seperti dilansir Aljazeera pada Rabu, 4 Desember 2019.

    Undangan itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal GCC, Abdullatif Bin Rashid Al Zayani, kepada Deputi PM Qatar, Sheikh Mohammed Bin Abdulrahman Al Thani.

    Belum diketahui apakah pemerintah Qatar akan menghadiri undangan itu. Sejak Juni 2017, anggota GCC seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir telah mengenakan blokade darat, laut dan udara.

    Mereka menuding pemerintah Qatar terlibat dan mendukung terorisme, yang ditolak berulang kali oleh Doha.

    Namun, tiga negara Teluk ini juga ikut meramaikan turnamen sepak bola regional di Qatar setelah mengumumkan partisipasinya pada menit-menit terakhir.

    Arab Saudi, yang juga telah menutup perbatasan darat dengan Qatar, menjadi tuan rumah pada semi final turnamen sepak bola itu pada Kamis pekan ini.

    GCC bakal membahas isu regional dan internasional dan termasuk perkembangan isu politik dan keamanan. Pada 2018, delegasi Qatar dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Soltan Bin Saad AL Muraikhi, yang juga berlangsung di Riyadh.

    Raja Salman baru saja merayakan lima tahun sebagai penguasa di Arab Saudi pada Sabtu, 30 November 2019. Media Asharq Al – Awsat melansir kerajaan Saudi mengalami sejumlah kemajuan secara politik, sosial, ekonomi dan pembangunan sejak Raja Salman berkuasa pada 23 Januari 2015.

    Raja Salman, seperti dilansir media ini, telah menegaskan pentingnya Dewan Kerjasama Teluk untuk mempromosikan perdamaian, stabilitas pembangunan, dan kesejahteraan bagi semua warga di Teluk.

    Pencapaian lainnya di bawah kepemimpinan Raja Salman adalah nilai anggaran tahunan Saudi telah mencapai 2 triliun riyal atau sekitar Rp7.5 ribu triliun rupiah dan penerimaan negara yang telah mencapai 900 miliar riyal atau sekitar Rp3.4 ribu triliun. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.