Anjing Nyaris Membakar Rumah Majikan Setelah Nyalakan Microwave

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anjing berjenis Siberian Husky bernama Mishka. youtube.com

    Anjing berjenis Siberian Husky bernama Mishka. youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seekor anjing di Inggris menyalakan microwave dan nyaris menyebabkan rumah dua lantai majikannya ludes terbakar.

    Seekor Husky hampir saja menyebabkan kebakaran rumah setelah menyalakan microwave dengan makanan di dalamnya, menurut departemen pemadam kebakaran di Inggris, dikutip dari CNN, 4 Desember 2019.

    Api dimulai pada Senin sore, 2 November, di sebuah rumah di Stanford-Le-Hope, sekitar 40 kilometer sebelah timur London, ketika seekor anjing secara tidak sengaja menyalakan microwave, yang di dalamnya berisi sebungkus roti gulung, menurut Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Essex.

    Pemilik, yang saat itu tidak berada di rumah, melihat asap di dapur melalui kamera di ponselnya, kata petugas pemadam kebakaran.

    Dia menghubungi nomor 999 dan layanan pemadam kebakaran Essex merespons. Petugas damkar menemukan api berasal dari microwave, dan dapur mengalami kerusakan akibat asap, menurut The Independent.

    Geoff Wheal, manajer pengawasan di Stasiun Pemadam Kebakaran Corringham, memperingatkan bahwa insiden yang sangat aneh bisa jadi lebih serius.

    Dia mengatakan bahwa dia dan rekan-rekannya tiba untuk menemukan api.

    Wheal memperingatkan agar tidak menyimpan makanan dalam microwave saat mesin tidak digunakan.

    "Saran kami adalah untuk selalu menjaga microwave Anda bebas dari makanan dan kemasan apa pun," katanya. "Hewan atau anak-anak dapat menyalakannya lebih mudah dari yang kalian kira, jadi tolong jangan ambil risiko."

    Dinas pemadam kebakaran mengatakan anjing Husky itu tidak terluka dalam insiden microwave tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.