Bayi Kembar di Australia Meninggal Saat Tidur

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bayi kembar yang baru lahir meninggal saat sedang tidur bersama ibunya. Foto keimutan wajah tenang mereka viral. Sumber: GoFundMe/mirror.co.uk

    Bayi kembar yang baru lahir meninggal saat sedang tidur bersama ibunya. Foto keimutan wajah tenang mereka viral. Sumber: GoFundMe/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, JakartaBayi kembar perempuan yang baru lahir meninggal saat sedang tidur ditemani ibu mereka di Brisbane, Australia. Kejadian ini viral menyusul adanya penggalangan dana untuk acara pemakanan bayi kembar itu. 

    Dikutip dari mirror.co.uk, Rabu, 4 Desember 2019, bayi kembar itu bernama Indiana dan Violet yang berusia enam minggu. Keduanya ditemukan sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan tubuh terbungkus selimut di rumah mereka di Sunnybank Hills, wilayah selatan Kota Brisbane, Australia, pada Rabu 27 November 2019.

    Bayi kembar yang baru lahir meninggal saat sedang tidur bersama ibunya. Foto keimutan wajah tenang mereka viral. Sumber: GoFundMe/mirror.co.uk

    Tim medis yang dipanggil ke lokasi kejadian, tak bisa menyelamatkan salah satu bayi kembar itu. Sedangkan satu bayi lainnya segera dilarikan ke Rumah Sakit Anak Brisbane, namun meninggal 36 jam kemudian. 

    Penduduk sekitar menceritakan mereka terkejut saat mendengar jeritan ayah dua bayi kembar itu. Ayah bayi kembar itu sangat kecewa dengan musibah yang dialaminya. 

    Kieran Garratt, teman keluarga yang berduka membuka laman GoFundMe untuk membantu orang tua kedua bayi kembar itu agar mereka bisa melakukan upacara pemakaman.  

    “Sulit melihat senyum pada kedua orang tuanya setelah musibah ini. Bayi – bayi ini hanya bertahan hidup selama enam pekan,” tulis Garratt dalam laman GoFundMe. 

    Tidak dijelaskan penyebab kedua bayi kembar itu meninggal dan identitas kedua orang tuanya tidak dipublikasi. Garratt menceritakan kepada News Australia, kedua orang tua bayi kembar itu telah menjadi penakut dan merasa dihantui setelah kejadian dua anak mereka meninggal. 

    Orang tua bayi kembar itu juga memiliki anak berusia empat tahun dan tiga tahun, yang salah satunya menderita autisme. Kejadian ini juga telah berdampak pada anak tertua mereka yang kini menjadi lebih pendiam.

    Kepolisian Queensland menyatakan kematian kedua bayi kembar itu karena faktor alami. Polisi meyakinkan kedua bayi itu tidur pada malam hari dan ditemukan sudah tidak merespon pada pagi harinya.         


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.