Donald Trump Unggah Foto Rocky Balboa dengan Mukanya di Twitter

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS Donald Trump mengunggah gambar Rokcy Balboa dengan wajahnya tanpa penjelasan.[Twitter @RealDonaldTrump]

    Presiden AS Donald Trump mengunggah gambar Rokcy Balboa dengan wajahnya tanpa penjelasan.[Twitter @RealDonaldTrump]

    TEMPO.CO, Jakarta - Foto Rocky Balboa yang disunting dengan wajah Donald Trump adalah twit paling aneh yang diunggah Trump setelah twit "covfefe".

    Presiden AS men-twit gambar pada Rabu pagi tanpa keterangan atau kata-kata.

    Dikutip dari Sky News, 30 November 2019, foto Twitter menunjukkan kepalanya dipasang ke tubuh petinju fiksi terkenal, Rocky Balboa, yang diperankan oleh Sylvester Stallone.

    Netizen yang bingung masih menerka apa maksud twit foto Trump.

    Banyak yang menanggapi negatif foto Trump, menunjukkan perbedaan yang jelas antara Stallone di masa jayanya dan presiden berusia 73 tahun.

    Di antara berbagai cibiran adalah gambar suntingan lain dari Rocky IV, yang menunjukkan Ketua DPR Nancy Pelosi memberikan pukulan jab kepada Trump. Foto Nancy Pelosi dipasang pada tubuh karakter petinju Rusia Ivan Drago.

    Bahkan putra Trump, Donald Trump Jr, ikut serta dalam aksi tersebut, dengan twit melucu: "Saya telah mendengar dari sumber yang dapat dipercaya bahwa itu bukan editan".

    Twit presiden sebelumnya yang menyebabkan kegemparan termasuk klip yang menunjukkan dia meninju wajah seseorang dengan logo CNN di wajahnya, dan kicauan "covfefe" yang terkenal pada tahun 2017. Tidak ada yang tahu makna kicauan "covfefe" Donald Trump, yang memicu banyak perdebatan apakah Trump salah ketik atau memang kata itu memiliki makna tersembunyi yang menyeramkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?