Kongres Beri Tenggat Waktu Seminggu Trump Tanggapi Pemakzulan

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Panel Kongres Amerika Serikat memberi batas waktu kepada Presiden Donald Trump satu minggu lamanya untuk memutuskan untuk memberikan tanggapan atas pemakzulan dirinya.

    Komisi Hukum yang dipimpin partai Demokrat, yang akan mulai mempertimbangkan kemungkinan pemakzulan terhadap Trump minggu depan, mengirim surat dua halaman kepada Trump yang isinya memberikan tenggat waktu tanggal 6 Desember 2019 jam 5 sore untuk mengambil langkah.

    Berdasarkan prosedur, presiden Trump dapat memanggil saksi, mengajukan bukti dan memberikan presentasi menanggapi pemakzulan itu.

    Ketua panel House dari Demokrat, Jerrold Nadler juga memberikan tenggat waktu 9 Desember mendatang bagi anggota parlemen dari Republik, partai pendukung Trump untuk memberitahu dirinya tentang pengajuan saksi, bukti terkait pemakzulan Trump.

    Pemakzulan ini untuk membuktikan apakah Trump menyalahgunakan kekuasaan untuk menekan Ukraina menggelar penyelidikan terhadap pesaingnya Joe Biden dan teori konspirasi yang dipromosikan Trump bahwa Ukraina, bukan Rusia yang ikut campur dalam pemilihan presiden AS tahun 2016.

    Komisi Intelijen di House yang memimpin tiga panel penyelidikan akan merilis laporan resmi segera setelah para politikus di Kongres kembali masuk kerja pada hari Selasa depan, setelah mereka reses merayakan Thanksgiving.

    Laporan ini akan menggarisbawahi tentang bukti yang dikumpulkan para poliitus panel, bersama dengan Komisi Urusan Luar Negeri dan Komisi Pengawasan untuk memakzulkan Trump.

    Panel Hukum yang dapat merekomendasikan secara penuh House akan melakukan pemungutan suara untuk pemakzulan Trump sebelum hari Natal tiba.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.