Hong Kong Masih Aman untuk Wisatawan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Acara talkshow bertema

    Acara talkshow bertema "Is Hong Kong Safe?" yang digelar oleh Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI. Sumber: dokumen PWNI dan BHI Kementerian Luar Negeri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Situasi terkini di Hong Kong menjadi perhatian luas, termasuk mereka yang ingin pelesiran ke wilayah itu. Erwin Muhamad Akbar selaku pejabat fungsi konsuler KJRI Hong Kong menyampaikan secara umum Hong Kong masih aman bagi wisatawan maupun WNI yang menetap selama tidak mendekat ke lokasi-lokasi demonstrasi.

    Terlebih sejauh ini tidak ada sentimen anti-warga asing di Hong Kong. Namun demikian, Erwin menyebut bahwa kenyamanan mungkin jauh menurun dibandingkan sebelum unjuk rasa Hong Kong meletup pada Juni 2019.

    “Jalur transportasi MTR cukup sering mengalami gangguan. Padahal MTR selama ini menjadi andalan turis karena relatif murah dan efisien,” ujar Erwin, dalam acara Safe Travel Fest yang digelar Kementerian Luar Negeri RI pada Kamis, 28 November 2019 membahas talkshow bertema “Is Hong Kong Safe?”.  

    Ribuan pengunjuk rasa berkumpul di Central pada Hari Thanksgiving untuk menyatakan rasa terima kasih mereka kepada Washington karena mengesahkan UU Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Hong Kong.[K.Y. Cheng/South China Morning Post]

    Mutiara Adinda dari Backpacker Dunia membenarkan pernyataan Erwin. Menurutnya, kalau mau nyaman, para traveler dianjurkan untuk menginap di sekitar tempat wisata seperti Disneyland. Meskipun lebih mahal, namun ada kepastian keamanan dan kenyamanan karena jauh dari wilayah demonstrasi seperti Tsim Sha Sui atau Causeway Bay.

    "Untungnya tiket pesawat ke Hong Kong sedang murah banget. Banyak maskapai memberikan diskon besar-besaran bahkan hingga 70 persen harga normal," ujar Adinda.

    Terkait asuransi perjalanan (travel insurance), Rachman Notowibowo dari AAUI menyebut bahwa industri asuransi tidak mengecualikan Hong Kong sebagai wilayah yang di-cover oleh asuransi perjalanan.

    “Kecuali nanti kalau ada larangan ke Hong Kong dari Pemerintah,” sebutnya.

    AAUI juga mengimbau para traveler yang membeli asuransi perjalanan untuk membaca dengan seksama isi polis atau luas jaminan risiko yang dicover suatu produk asuransi perjalanan.

    KJRI Hong Kong kembali mengimbau WNI yang berencana ke Hong Kong untuk menghindari titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi demonstrasi.

    “Lokasi yang berpotensi menjadi ajang demo selalu kami update di akun media sosial KJRI Hong Kong. Informasi tersebut juga tersedia di aplikasi Safe Travel. Saat ini, demo bisa terjadi kapan saja bukan hanya pada akhir pekan,” kata Erwin

    Safe Travel Fest merupakan acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri RI untuk mengampanyekan perjalanan luar negeri yang aman dan nyaman. Acara ini akan berlangsung di Food Society Kota Kasablanka Jakarta dari tanggal 27 November hingga 1 Desember 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.