Perusahaan Camilan Hengkang dari Hong Kong karena Gerai Dirusak

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendemo Hong Kong merusak sebuah toko BestMart 360 di Tsuen Wan.[Winson Wong/South China Morning Post]

    Pendemo Hong Kong merusak sebuah toko BestMart 360 di Tsuen Wan.[Winson Wong/South China Morning Post]

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan makanan ringan populer terpaksa hengkang dari Hong Kong setelah puluhan gerainya dirusak oleh pendemo Hong Kong.

    Best Mart 360, yang mendapati 75 dari 102 tokonya dihancurkan pendemo Hong Kong dalam enam bulan terakhir, mengatakan akan memperluas cabangnya ke Cina daratan untuk mengurangi ketergantungannya pada pasar Hong Kong, dan meminta pemerintah untuk meluncurkan penyelidikan independen ke dalam kerusuhan sosial yang menghancurkan kota.

    Perusahaan rantai makanan ringan yang populer itu sedang membangun sebuah badan usaha untuk membawa rencana ekspansi tersebut membuahkan hasil, dengan toko pertama di Cina daratan diharapkan akan dibuka pada tahun keuangan mendatang.

    "Kami masih mempelajari lokasi," Lin Tsz-fung, ketua dan pendiri penjual makanan, seperti dikutip dari South China Morning Post, 29 November 2019.

    Para pengunjuk rasa membakar ATM Bank of China di Tsuen Wan. [Edmond So/South China Morning Post]

    Lin mengatakan perusahaan berencana untuk membuka 15 hingga 20 toko di Makau dalam dua tahun ke depan.

    Saham Best Mart telah turun 41 persen di bursa saham Hong Kong dalam enam bulan terakhir karena protes anti-pemerintah, dan kehilangan HK$ 1,1 miliar (Rp 2 triliun) dari nilai pasar perusahaan.

    Lin menyatakan kekesalannya dengan vandalisme yang telah menggerogoti bisnisnya dan orang lain yang dianggap memiliki hubungan dengan Cina daratan atau kesetiaan pada Beijing.

    Dia mengatakan gerai Best Mart 360 telah diserang lebih dari 180 kali.

    Banyak toko dan cabang bank di Hong Kong menjadi sasaran para pendemo Hong Kong garis keras yang percaya bahwa mereka memiliki hubungan dengan pandangan Cina daratan atau pro Beijing.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.