Anak Kucing Terselamatkan setelah Dapat Transfusi Darah Anjing

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anjing dan kucing. shutterstock.com

    Ilustrasi anjing dan kucing. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seekor anak kucing berusia empat pekan berhasil diselamatkan dokter hewan setelah mendapatkan transfusi darah dari seekor anjing.

    Anak kucing bernama Little Ellie ini dibawa ke klinik hewan Vets Now di Gateshead, Inggris.

    Maureen Franklin, 68 tahun, yang merupakan seorang penyayang kucing membawa anak kucing itu ke dokter hewan. Franklin juga pendiri dari lembaga sosial New Beginnings Cat Rehoming.

    “Saat dibawa ke klinik hewan, anak kucing itu terlihat sangat lemah karena kekurangan sel darah merah,” kata Franklin seperti dilansir Mirror pada Sabtu, 23 November 2019.

    Dokter hewan menilai perlu dilakukan transfusi darah dan akhirnya menggunakan darah anjing.

    Suster di klinik hewan itu menawarkan darah anjingnya yang bernama Bella.

    Transfusi lintas spesies hewan ini disebut xenotransfusi membuat kucing Ellie selama untuk jangka pendek sebelum kondisinya memburuk.

    Namun, itu cukup untuk memberi waktu beberapa hari sebelum menemukan kucing pendonor yang tepat.

    “Anak kucing itu akhirnya selamat dan pagi harinya terlihat ceria dengan bisa makan dan bermain,” kata suster tadi.

    Para penyayang hewan lalu mengumpulkan donasi untuk membayar semua proses medis kucing ini. “Luar biasa klinik Vets Now dalam melakukan tugasnya. Saya sangat bersyukur,” kata Franklin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.